Wine’s Waymaker

The vast development of hospitality industry nowadays has resulted in an ever-increasing need of wine professionals anywhere in the world, including Indonesia. To address this need of increasing demand, Hatten Wines Bali through its Hatten Education Center (HEC) aims to give a proper chance for those who wish to become wine professionals. Situated on the exquisite Hatten Wines venue, The Cellardoor, on bypass Ngurah Rai Sanur, the facility of HEC includes two convenient full A/C classes and access to Hatten’s sophisticated vineyard and wine factory.


“Hatten Education Center is the first institution in Indonesia which has been officially admitted as Approved Program Provider by Wine & Spirit Educational Trust (WSET) UK” said Kertawidyawati; the Corporate Training & Development Manager of Hatten Wines. “Previously, we (Indonesian) have to go to Singapore or other nearby country to attend the classes and get our official title as wine expert. I used to go every weekend on Saturday and has to be back again before Monday. It’s exhausting” she added.


Ms. Widya’s struggle was not for naught. She is currently an official Level 3 Award in Wines and Graduated from WSET London as the first WSET Educator in Indonesia, and is eligible to teach and give official 1st and 2nd level Awards in Wines to those who passed the course at Hatten Education Center. This will surely open up the opportunity for local Balinese or Indonesian who wish to get an official certificate in wine education. Widya has currently signed up for WSET Diploma— the highest qualification award in WSET Wine Program. “Fingers crossed that all will be fine and I can pass all the exams” she said. HEC also have several prestigious international association programs; namely Inter-Rhone Certification and Barossa Certification.


Most of all wine enthusiasts are dreaming to become a ‘sommelier’; a prominent professional role which has been one of the most sought-out in hospitality industry nowadays. So, by graduating from HEC, do we automatically become a sommelier? “Sommelier is a profession. There’s a pathway get there” Ms. Widya explains. “Let’s put it this way: if you want to have a driving license, you have to learn to drive first, right? Well, HEC teach you how to ‘drive’, but you have to look for the ‘license’ yourself” she gives analogy. Ms. Widya also added that to join the sommelier exam, one must have a minimum of WSET level 3+ qualification.


But Ms. Widya also stated that she, along with her fellow ISA (Indonesia Sommelier Associ ation) Committee, is making full effort so ‘sommelier’ can be listed as an official profession by Indonesian government. “It’s a very lucrative and promising profession for the hospitality industry in the future” said Widya. HEC has graduated more than 200 alumni to this date, and they all eligible to work as wine expert with international certificate. But for those who only wish to understand the basic for their social needs are welcome to learn as well. “Aside from basic wine training and food pairing, we also have wine etiquette program, which will teach about basic wine taste and wine manners” said Widya. “(After joining this class), you will be able to join the wine discussion and gives a precise response to all other enthusiast and experts, anywhere” she concluded. For more fascinating program and education schedule, please visit their website at www.hatteneducation.id




==================================================================================================================================================


Perkembangan pesat industrihospitality belakangan telah menimbulkan peningkatan terhadap kebutuhan pakar wine profesional di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Untuk menjawab meningkatnya permintaan ini, Hatten Wines Bali lewat Hatten Education Center (HEC) bertujuan untuk memberikan kesempatan yang layak bagi mereka yang ingin menjadi profesional di bidang wine. Terletak di gedung The Cellardoor yang elegan di bilangan Bypass Sanur, fasilitas HEC mencakup dua ruang kelas full AC dan akses ke pabrik wine dan ladang anggur milik Hatten.


“Hatten Education Center merupakan lembaga pertama di Indonesia yang telah diakui secara resmi sebagai Approved Program Provider (penyedia program) oleh Wine & Spirit Educational Trust (WSET)
Inggris” ujar Kertawidyawati; Corporate Training & Development Manager dari Hatten Wines. “Sebelumnya, kita (orang Indonesia) harus pergi ke Singapura atau negara terdekat lainnya untuk mengikuti kelas dan memperoleh gelar resmi sebagai pakar wine. 


Saya sendiri harus pergi setiap akhir pekan di hari Sabtu dan kembali sebelum Senin, itu melelahkan” cetus dia Namun perjuangan Widya tidak sia-sia. Kini, ia memegang gelar resmi Penghargaan

Wine Level 3 dan telah lulus dari WSET London sebagai edukator WSET pertama di Indonesia, dan berhak untuk mengajar serta memberikan gelar level 1 dan level 2 dalam bidang Wine kepada mereka yang lulus dari Hatten Education Center. Hal ini tentunya akan membuka peluang bagi orang lokal Bali dan Indonesia yang ingin mendapatkan sertifikat resmi di bidang edukasi wine. Widya saat ini juga tengah mengikuti studi untuk gelar WSET Diploma--kualifikasi tertinggi dalam program WINE WSET. “Semoga semuanya baik-baik saja dan saya bisa menyelesaikan semua ujian” harap dia. Selain WSET, HEC juga memiliki beberapa program asosiasi internasional prestisius; seperti Inter-Rhone dan Barossa.


Kebanyakan pencinta wine bermimpi untuk menjadi seorang ‘sommenlier’; profesi profesional tersohor di dunia wine yang juga menjadi salah satu yang paling dicari oleh industri hospitality saat ini. Jadi, apakah dengan luus dari HEC, kita akan otomatis menjadi seorang sommelier? “Sommelier adalah sebuah profesi, ada cara untuk menuju ke sana” jelas Widya. “Ibaratnya jika anda ingin mendapatkan SIM (Surat Izin Mengemudi), anda harus belajar mengemudi terlebih dahulu kan? HEC mengajarkan anda cara ‘mengemudi’, namun anda harus mendapat ‘surat izin’ nya sendiri” tuturnya. Widya juga menambahkan bahwa untuk mengikuti ujian sommelier, seseorang harus memiliki kualifikasi minimal WSET Level 3+ Meski demikian, Widya juga menegaskan bahwa dia bersama rekan-rekan Komite di ISA (Indonesia Sommelier Association) tengah mengupayakan agar ‘sommelier’ diakui sebagai profesi resmi oleh pemerintah Indonesia. “Ini (Sommelier) merupakan profesi yang sangat menjanjikan bagi industri hospitality di masa mendatang” ujarnya. HEC hingga saat ini telah meluluskan sekitar 200 alumni, yang sudah memenuhi syarat sebagai pakar wine dengan sertifikasi internasional. Namun bagi mereka yang hanya ingin memahami pengetahuan dasar sebagai bekal dalam hubungan sosial juga bisa mengikuti kelas yang ada di HEC. 


“Selain pelajaran wine mendasar dan juga food pairing (ilmu perpaduan wine dengan hidangan tertentu), kami juga memiliki program wine etiquette (etika wine), yang akan mengajarkan tentang dasar citarasa wine dan juga tata sikap wine (wine manner)” terang Widya. “(Setelah mengikuti kelas ini) anda akan bisa bergabung dalam diskusi wine dan memberikan respon yang tepat kepada semua pakar wine lain, dimanapun!” tutup Widya. Untuk mengetahui lebih lanjut perihal program dan jadwal pendidikan, anda bisa mengunjungi website HEC di www.

hatteneducation.id


HATTEN EDUCATION CENTER
Jl. Bypass Ngurah Rai No. 393, Sanur – Bali 8022,
Phone: +62 361 472 1377, www.hatteneducation.id

0 0
Feed