UNION Café

Known for the endless innovations when it comes to various dining concepts, UNION Café in a way differentiates it self with the siblings. Emulating the success of UNION as the group’s flagship restaurant is already a challenge, but to leave its own mark of distinction to curious Jakartan diners would be an admirable feat.


Within just few weeks of their opening since before Eid this year, the establishment has already become the talk of the town. The welcomingatmosphere, the circular shape of the café, and the alluring display of bakerywould entice even UNION’s most seasoned patron. Once inside, it’s all aboutcomfort and privacy - albeit pretty much the whole Senayan City can see thehustle and bustle of the café.

The distinctive features came mostly from the menu and perhaps this is the first time in the history of UNION that we have Indonesian-inspired dishes more than ever. The inspirations for the menu was either creatively driven or derived from personal experiences of chef proprietor Adhika Maxi and his wife Karen Carlotta. The result is an exciting lineup worth every penny to indulge.


From the starters, UNION Café boasts the collection of Indonesian snacks such as the prawn and chicken tahu isi with daun jeruk, singkong fries “soto flavor”, scallop bakwan jagung, and bakwan fishcakes. Alternatively, you can choose international flavors such as the lemongrass tuna tataki with tempeh crumbs or the calamari with San Marzano tomatoes and tartar sauce.


Heading to the pasta section, the Indonesian flavors can be seen right away from the appearance of crispy teri aglio olio spaghetti and the crispy chicken penne with sambal matah. The latter shows UNION Café’s new commitment for bolder taste. It’s not just about the depth of flavors and the sophistication of the dish, but also the level of spiciness. This would be a new height that perhaps only a few internationally-themed restaurants in Jakarta would be brave enough to climb.


Heading to the main course, one certainly must play along with UNION Café’s signatures. For example; the Indo Spiced Steak with cabe rawit confit, colorful vegetables, and rice would be a great substitute for your usual Steak Frites. Other than that, the café offers the appetizing nasi bebek garing on garlic rice and served with 2 kinds of sambal. Not stopping on those, we have all the goodness from slow cooked short ribs with tamarind sauce, nasi goreng kepiting, and seafood mie goreng.


Heading straight to the desserts - a specialty that has contributed so much for UNION’s success, is also not short of surprises. Firstly, we have the es teler ice cream bolu roll, and pisang coklat with cinnamon sugar and burnt caramel ice cream. The rich display of cakes and pastry would be great for takeaways as well.


With this, one would be curious enough to see with what UNION Café in particular, would conjure again in the future with its potentials. As they say, UNION made is well made, and certainly we’d be looking forward to more exciting things coming from the group and its other ventures.

==================================================================================================================================================


Setelah dinanti berbagai kalangan, akhirnya UNION Café dibuka beberapa waktu yang lalu. Ini menjadikannya sebagai keluarga terbaru dari The Union Group yang telah berjasa membentuk lansekap F&B Jakarta menjadi lebih menarik beberapa tahun terakhir ini.


Selain dikenal karena inovasinya yang tanpa henti dalam merancang beragam konsep restoran-restorannya, pemunculan UNION Café ini terbilang menarik karena beberapa perbedaan dengan para pendahulunya. Mengikuti kesuksesan UNION serta UNION Deli adalah tantangan tersendiri, namun UNION Café sepertinya bertekad juga menciptakan karakteristik unik yang akan menggoda para pecinta kuliner kota Jakarta.


Hanya dalam beberapa minggu saja sejak pembukaan mereka sebelum Idul Fitri tahun ini, restoran ini dengan cepat dibicarakan banyak orang. Suasananya yang nyaman, bentuk restorannya yang melingkar, serta tampilan menggoda dari bagian pastri-nya memikat para penggemar kawakan UNION sekalipun. Meski seluruh mata pengunjung Senayan City tertuju melihat segala kesibukan di dalam kafe ini, namun ketika berada di dalam seketika semua terasa nyaman dan tenang.


Satu pembeda datang dari bagian menu. Mungkin baru kali ini dalam sejarah UNION terdapat banyak menu yang dipengaruhi kuliner Indonesia yang bisa kita coba. Konon inspirasi ini datang dari proses kreatif ataupun pengalaman kuliner dari Chef Adhika Maxi dan istrinya Karen Carlotta. Hasilnya, semua dari menu ini begitu layak untuk dinikmati!


Sebagai menu pembuka, UNION Café memiliki banyak koleksi kudapan bergaya Indonesia seperti tahu isi udang dan ayam dengan daun jeruk, singkong goreng rasa “soto”, ataupun bakwan jagung dengan kerang simping. Alternatifnya, bisa juga kita menikmati tuna tataki serai dengan tempe atau calamari dengan tomat San Marzano dan saus tartar.


Masuk ke bagian pasta, cita rasa Indonesia langsung tampak dari menu-menu seperti spaghetti aglio olio dengan teri renyah ataupun penne ayam goreng dengan sambal matah. UNION Café menunjukkan komitmen untuk rasa yang lebih berani. Tidak hanya untuk kedalaman rasa ataupun tingkat kerumitannya, namun juga ada derajat rasa pedas yang juga meningkat. Seolah UNION Café telah menciptakan standar baru yang mungkin hanya sedikit diikuti oleh restoran-restoran bertema internasional lainnya di Jakarta.


Menuju hidangan utama, yang wajib dipilih adalah Indo Spiced Steak dengan confit cabai rawit, sayuran, serta nasi. Sesekali bolehlah menggantikan Steak Frites dengan menu yang satu ini. Selain itu ada juga nasi bebek garing dengan garlic rice dan dua jenis sambal. Ataupun pilihan lainnya seperti iga pendek yang dimasak perlahan dengan saus asam jawa, nasi goreng kepiting, ataupun mie goreng seafood.


Bagian terakhir datang dari satu spesialisasi yang menjadikan UNION sangat sukses. Ya, bagian dessert juga memiliki beberapa kejutan. Sebut saja misalnya bolu roll es teler dengan tekstur es krim, ataupun pisang coklat dengan gula kayu manis dan es krim karamel bakar. Selain itu, beragam pilihan roti dan kue juga cocok untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Dengan ini siapapun akan penasaran dengan kejutan apa lagi yang akan UNION Café perlihatkan di masa mendatang. Sesuai semboyannya, “UNION made is well made”, dan kita akan selalu menanti hal-hal menarik lainnya yang datang
dari The Union




UNION CAFE
Lower Ground Floor, Senayan City, Jl. Asia Afrika No.19, Jakarta 10270 

Phone: +6221 7278 1145, www.unionjkt.com

0 0
Feed