St james

The Giant Within

Don’t feel too bad if you don’t know yet, in fact, we also knew the fact not too long time ago. Hankook Ceramic, one of the most prestigious ceramic tableware manufacturer was built on 1991. Since then, the company has been producing many brand names such as Lenox, Mikasa (USA), Villeroy & Boch (Germany), ARC International (France), iittala (Finland), Narumi (Japan), Marks & Spencer (UK), Zen (Korea), and of course, Saint James.


Originally, we are invited to interview the Director of Hankook Ceramic Indonesia Kim Young Joo, also the daughter of the Chairman, Sung-Soo Kim. However, after some reschedule, we had the chance to interview the very humble Chairman with over 50 years of experience in ceramic. We came to the largest facility in the world for single ceramic factory, also a Saint James Factory Outlet in Cikupa, Tangerang. It’s a place where women, especially housewives, will go crazy as the place’s offering special discounted price (women, tableware, discount, a dangerous combination indeed, we’ve warned you). We were listening to SungSoo Kim’s story while enjoying a very nice Americano from Saint James Café (they use Tanamera’s coffee, they have a good taste in coffee).


Let’s go back to the beginning, before Hankook Ceramic, what did you do? 


In Korea, I started ceramic engineering in university and I had a Phd as well. I learned on tableware manufacturing, and one of the focus was ceramic, including chinaware, glassware, cement to semi conductor. Actually, tableware has a long history, in Korea, maybe it’s 100 years already, but I brought the technology to Indonesia 30 years ago. We started this tableware making, especially in fine china, bone china, and special technology. This is our only factory in the world, and we’re making all the products inside, and now we sell it in more than 50 countries in the world.


Actually, Zen is the biggest ceramic brand in Korea. Zen actually stands for zenith, eco friendly, and nature. When we started here, we also use the name Saint James, but we only produce in small quantity and supply it to 5 star hotels, and some big companies.


Now, I want to show our product line to Indonesian customers, that’s why we open factory outlet here since 2 years ago. We also have some outlets in some Indonesia retail shop in malls. Everyday, we have 50-60 visitors from communities, we took them by our buses for factory tour on how to make our tableware, and then they can have a talk, discussion, shop here with special discounted price.


Back then, why did you choose Indonesia?

Compared to other countries, Indonesia has big population, compared to Korea, which only has around 40 million populations. In Korea and Japan, all the factory staffs are too old, in here, we have many very young manpower! With such high technology, we only hire 1.000 local employees and only 10 of them are Koreans, which I plan to reduce further step by step (laugh)! I want to use all Indonesian staffs!


In addition, Indonesia also has good condition for manufacturing. For firing this ceramic tableware, we have to fire it 3 times, the last one was for decoration purpose. The firing temperature is up to 1.250o C, therefore, we need loads of energy source, and in Indonesia, we can use natural gas that’s very economical.


If you’re known with the name Zen in Korea, why use another name here? Why Saint James?

We can use certain names in some countries, but in Indonesia, other people registered the name “Zen” before us. We didn’t care, because when I started here, I wanted to multiple brands anyway. The idea of using the name Saint James came from our consultant from England. It’s a famous name in Bible, it’s the name of the world famous street in London, also the name of the world famous church. The name is already familiar with many people, especially in western countries, and she suggested it as the best brand name for our tableware.


All of our products have international certification. You know America’s FDA (The Food and Drug Administration, a federal agency of the United States Department of Health and Human Services)? All kinds of food related products must meet their condition if you want to enter American market, especially the state Californa, the test was 10 time more difficult than FDA’s test. However, our material and everything passed FDA and California’s test, that’s why we can export our products to all around the world.


Even though you focused more on export market in the beginning, I heard today you start to focus also on Indonesian market?

Yes, compared to 10 years earlier, Indonesia has grown around 5 times. Now, we’re selling around 100.000 pieces/month in Indonesia, maybe in the future, it will be 10 times bigger than today. It’s growing fast, I’m sure we’ll need 1.000.000 pieces every month soon, trust me, I have 50 years of experience in this ceramic industry!



==================================================================================================================================================


Jangan merasa terlalu buruk jika Anda tidak tahu Saint James merupakan produk made in Indonesia, karena kami juga belum lama ini mengetahuinya. Hankook Ceramic, salah satu produsen tableware keramik paling prestisius didirikan pada 1991. Hingga saat ini, Hankook Ceramic telah memproduksi beberapa brand seperti Lenox, Mikasa (USA), Villeroy & Boch (Germany), ARC International (France), iittala (Finland), Narumi (Japan), Marks & Spencer (UK), Zen (Korea), dan tentu saja, Saint James.


Awalnya, kami diundang untuk melakukan sesi interview dengan Direktur Hankook Ceramic Indonesia, Kim Young Joo, yang juga merupakan putri dari Chairman, Sung-Soo Kim. Namun, setelah perubahan jadwal, kami malah berkesempatan untuk menemui Chairman yang sangat ramah dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di bidang keramik. Kami mendatangi pabrik terbesar di dunia untuk satu brand keramik, yang juga merupakan Saint James Factory Outlet di kawasan Cikupa, Tangerang. Ini adalah tempat dimana para wanita, terutama ibu rumah tangga khilaf, karena harga spesial yang ditawarkan di sini (wanita, perabot rumah tangga, diskon, sebuah kombinasi yang sangat berbahaya, kami telah mengingatkan Anda). Kami mendengarkan cerita Sung-Soo Kim sambil menikmati segelas Americano yang sangat nikmat di Saint James Café (mereka menggunakan kopi Tanamera, mereka memiliki selera bagus soal kopi).


Mari kembali ke awal, sebelum Hankook Ceramic, apa kegiatan Anda?


Di Korea, saya mulai ceramic engineering di universitas dan lulus sebagai seorang Phd. Saya mempelajari tableware manufacturing, dan salah satu fokusnya adalah keramik, termasuk, chinaware, glassware, semen, hingga semi konduktor. Sebetulnya, tableware memiliki sejarah panjang, di Korea sendiri usianya mungkin mencapai 100 tahun, namun saya membawa teknologi ini ke Indonesia 30 tahun lalu. Kami memulai membuat tableware, terutama fine chine, bone china, dan teknologi khusus lain. Ini adalah satu-satunya pabrik kami di seluruh dunia, dan kami membuat seluruh produk di sini, dan menjualnya ke lebih dari 50 negara.


Sebetulnya, Zen adalah brand keramik terbesar di Korea. Zen adalah singkatan zenith, eco friendly dan nature. Ketika kami mulai di Indonesia, kami juga menggunakan nama Saint James, namun kami hanya memproduksi jumlah kecil untuk hotel bintang 5, dan beberapa perusahaan besar.


Sekarang, saya ingin memperlihatkan lini produk kami pada msayarakat Indonesia, itu sebabnya kami membuka factory outlet ini 2 tahun lalu. Kami juga punya beberapa outlet di toko retail di beberapa mal di Indonesia. Setiap hari, ada 50-60 pengunjung dari komunitas, kami melakukan antar jemput dengan bus kami untuk melakukan kunjungan pabrik, melihat proses produksi tableware, kemudian mereka bisa ngobrol, diskusi dan belanja dengan diskon khusus.


Dulu, mengapa Anda memilih Indonesia?

Dibandingkan dengan negara lain, populasi Indonesia cukup besar, dibandingkan dengan Korea yang hanya memiliki populasi 40 juta orang. Di Korea dan Jepang, semua karyawan pabrik usianya terlalu tua, di sini, kami memiliki tenaga kerja yang muda! Dengan teknologi tinggi, kami hanya mempekerjakan 1.000 karyawan lokal dan hanya 10 orang Korea, saya berencana untuk mengurangi jumlahnya (staff Korea) perlahan (tertawa)! Saya ingin menggunakan staf orang Indonesia saja.


Selain itu, Indonesia juga memiliki kondisi yang baik untuk manufaktur. Untuk memanaskan tableware keramik ini, kami harus melakukan 3 kali proses pemananasan, yang paling akhir untuk tujuan dekorasi. Suhu pemanasan ini bisa mencapai 1.250o C, sehingga, kami butuh banyak sumber energi, dan di Indonesia, kami bisa menggunakan gas alami yang sangat ekonomis.


Jika Anda dikenal dengan nama Zen di Korea, mengapa menggunakan nama lain di sini? Mengapa Saint James?

Kami bisa menggunakan nama tertentu di beberapa negara, namun di Indonesia, sudah ada orang lain yang mendaftarkan nama “Zen”. Kami tidak peduli, karena ketika kami mulai bisnis di sini, kami memang ingin membuat beberapa brand lain. Ide menggunakan nama Saint James datang dari konsultan kami dari Inggris. Itu adalah nama terkenal di Alkitab, nama jalan terkenal di London, juga nama gereja terkenal di dunia. Nama Saint James sudah familiar di telinga banyak orang, terutama di negara-negara Barat, jadi ia menyarankan nama tersebut sebagai pilihan terbaik untuk menamakan tableware kami.


Semua produk kami memiliki sertifikasi internasional. Anda tahu FDA (The Food and Drug Administration, sebuah lembaga negara milik Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika)? Semua produk yang berhubungan dengan makanan harus sesuai dengan ketentuan mereka jika Anda ingin menjual produk di Amerika, terutama negara bagian California, tesnya malah 10 kali lebih sulit daripada tes FDA. Namun, bahan kami dan segala aspek lainnya memenuhi syarat FDA dan California, itu sebabnya kami bisa mengekspor produk kami ke seluruh dunia.


Meski awalnya Anda fokus ke pasar ekspor, saya dengar belakangan ini Anda mulai fokus di pasar Indonesia?

Ya, jika dibandingkan 10 tahun lalu, Indonesia telah tumbuh 5 kali lipat. Sekarang jami bisa menjual 100.000 pieces/bulan di Indonesia, di masa depan, jumlahnya bisa 10 kali lipat lebih banyak. Pertumbuhannya sangat pesat, saya yakin kami akan segera membutuhkan 1.000.000 pieces/bulan, percayalah, saya memiliki pengalaman 50 tahun di industri keramik ini! 

0 0
Feed