The Exquisite Saffron

Dari sekian banyak ragam bumbu masak di penjuru dunia, Saffron bisa disebut sebagai salah satu yang paling eksklusif dalam hal penggunaan. Betapa tidak, rempah yang berasal dari putik bunga ini dipatok dengan harga luar biasa mahal yang
mencapai belasan hingga ratusan juta tergantung beratnya. Wow! Lalu apa saja kelebihannya?

Kata ‘Saffron’ berasal dari bahasa Persia, ‘zarparan’ yang berarti ‘bunga berkelopak emas’. Ya, bumbu rempah ini memang berasal dari benang sari bunga Crocus Sativus yang merupakan genus keluarga bunga Iridaceae. Yunani merupakan negara yang pertama kali membudidayakan bunga Crocus sebagai penghasil saffron.

Saffron menjadi amat digemari karena aromanya yang khas dan nikmat yang seringkali dideskripsikan sebagai campuran madu, metalik dan rumput kering. Jika digunakan agak banyak, maka akan ada citarasa pahit yang unik di masakan yang mengandung saffron; yang berasal dari sejumlah bahan kimia alami yang terkandung di dalamnya, seperti picrocrocin dan safranal. Ketika menjadi bumbu siap pakai, saffron biasanya berbentuk suwiran panjang-tipis dengan warna merah kekuningan yang menyala.

Lalu apa yang membuat saffron menjadi  begitu mahal? Seperti yang sudah disinggung di atas, bahan dasar utama saffron adalah putik bunga Crocus. Tiap bunga Crocus hanya menghasilkan tiga lembar putik, dan bunga tersebut hanya akan mekar selama tiga minggu sekali dalam kurun waktu satu tahun. Untuk menghasilkan 450 gram Saffron saja, dibutuhkan sekitar 50 – 70 ribu bunga Crocus yang semuanya dikumpulkan secara manual dengan tangan, atau setara dengan ukuran lapangan sepakbola. Melihat fakta tersebut, maka tak heran saffron menjadi salah satu bahan masakan dengan banderol paling ‘wah’ di dunia bukan?

Secara umum, saffron jamak digunakan dalam jenis masakan Eropa dan Asia, serta negara India dan Persia (sekarang Iran). Beberapa contoh hidangan yang menggunakan rempah ini adalah risotto Italia, paella Spanyol, bouillabase Prancis, dan juga biryani India. Beberapa pakar menyebut bahwa rasa terbaik saffron akan keluar jika dimasak sebagai olahan ayam ketimbang daging lainnya seperti kambing, sapi atau seafood.

Selain berharga mahal, Saffron juga mudah kehilangan rasa khasnya bila tidak disimpan dengan baik. Salah satu cara terbaik untuk menghemat penggunaannya adalah dengan menggerus helaian Saffron bersama garam dapur yang praktis dan lebih awet untuk ditambahkan ke dalam masakan. Jadi bagaimana? Tertarik untuk menjaja rempah legendaris yang satu ini?

0 0
Feed