The Celestial Curcuma

Sebagai rempah asli Asia Tenggara, Curcuma / Temulawak dikenal memiliki segudang manfaat hebat bagi tubuh; di antaranya meningkatkan system imun dan menangkal masuknya virus jahat, termasuk Corona (COVID-19) yang kini tengah santer beredar. Seperti apakah tumbuhan dengan bentuk dan aroma khas ini? Khasiat apa lagi yang dikandungnya, dan seperti apa kita bisa mengkonsumsinya? Yuk, kita kupas bersama dalam rubric ‘Spice’ edisi kali ini!Memiliki nama latin Curcuma Xanthorrhiza, temulawak merupakan tanaman obat yang biasa dijadikan sebagai bahan jamu. Bentuknya bulat dan berbonggol dengan warna kuning pucat menyerupai kunyit. Di Indonesia sendiri,temulawak sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat serta dipercaya dapat memelihara kesehatan, mencegah dan mengobati penyakit, serta berguna pada masa pemulihan. Belakangan, nama temulawak kembali harum karena disinyalir ampuh untuk meningkatkan imun tubuh dan menghalau masuknya virus Corona. Teori tersebut disampaikan oleh Profesor Dr. Chairul A. Nidom, yang merupakan Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF).


“Zat curcumin dalam temulawak mampu mengendalikan produksi sitokin akibat dari satu sel yang terinfeksi oleh virus, baik itu virus infuenza maupun Covid-19” terang profesor Nidom. Sitokin sendiri merupakan protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh, bila terpapar virus secara terus menerus, bisa terjadi badai sitokin yang membuat paru-Word: Billianto BagusPhoto: cgdsro from Pixabayparu padat dan kaku sehingga terjadi sesak nafas bahkan gagal nafas dan bisa berlanjut ke kematian. Meski teori di atas belum dapat dibuktikan secara klinis, namun Temulawak memang sangat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak rentan terserang penyakit. Temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia yang terdapat pada rimpangnya, antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol dan kurkuminoid. 


Zat Kurkuminoid terdiri atas kurkumin dan desmetoksikurkumin, yang bermanfaat menetralkan racun, menghilangkan nyeri sendi, meningkatkan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, antibakteri, mencegah pelemakan dalam sel-sel hati, dan antioksidan.Lalu bagaimana cara terbaik untuk mengkonsumsi Temulawak? Berbeda dengan rempah lain semacam jahe dan kunyit yang sering sekali dikonsumsi langsung dengan cara ditambahkan dalam bahan masakan, temulawak lebih sering diolah menjadi minuman herbal. Temulawak dalam bentuk bubuk biasa diseduh bersama air jahe hangat dan diminum dengan tambahan gula aren untuk citarasa manis menyegarkan. Hmm, nikmat dan luar biasa sehat!

0 0
Feed