Tantalizing Twist of Indigenous Taste

Situated on the inner part of Rennaisance Bali Uluwatu Resort & Spa, Double Ikat is a quaint all-day dining venue which serves arrays of authentic Indonesian cuisine with eloquent modern presentation.


There has been a lot of five-star Indonesian restaurant in Bali--each providing their own take of the country’s indigenous culinary creation; one of the latest additions to this vibrant scene is Double Ikat. Guided by the amazing Executive Chef Christopher Smith and amazing local talent Chef Wayan Bagi, the restaurant graciously highlights fresh and innovative approach to each dish, bringing out their original taste in state-of-the-art forms and shape.

The spacious venue of Double Ikat is can be described as ‘opulent’, but so unpretentiously casual and welcoming at the same time. The interior embrace elegant blackish tone with marble stone-based materials and legendary ‘Double Ikat’ hand woven textiles proudly displayed in-between each tables. Yes, the name itself actually taken from one of Bali’s most famous handicraft which has been globally renowned ever since the ancient colonial trading era. There is also a convenient private ‘Studio Kitchen’ for those who wish to have intimate dining experience exclusively with their family and loved ones.

During my visit, I was offered to taste some of their best-selling menus. For the starter, a portion of Sambal Be Tongkol arrived at my table. The name might sounds common for Indonesian, but the presentation is anything but. This appetizing starter is made resembling the famous Japanese ‘tataki’; fresh slabs of Tongkol (yellow fin tuna) wrapped in shallot and lemongrass, with slices of cucumbers and fried tempeh underneath, sprinkled with the legendary ‘Sambal Matah’ on top. The taste is tantalizingly good and manages to retain the authenticity regardless of its appealing modern look.

Then we immediately move to the main menu, and the restaurant certainly amused me with their take of Bebek Betutu; personally, one of the best ‘duck-based’ dishes I ever had, hands down. The meat is perfectly cooked; tender, juicy and fall right of the bones, complimented with succulent Balinese spices and best savored with a plate of steamed rice. Then I also try their Babi Guling, which is basically everything you can expect from the best suckling pig around the island; juicy, savory, tender white meat and crunchy brown skin; a tantalizing representation to honor one of Bali’s staple traditional cuisines. All the menus here come in sharing concept, so you can enjoy it together with your loved one.

My (pleasant) surprise didn’t just stop on their delicious main meals; as for the dessert, I was offered a masterpiece called Valrhona La Cuvee Sakanti Bali; banana-chocolate combination of goodness made of 68% pisang goreng (banana fritter) bon bon, homemade seasalt toffee ice cream, palm sugar meringue almond streusel and premium Valrhona made from local-grown chocolate. The mix of crunchy, sweet, salty and creamy serves as a perfect wrapper for a fantastic feast that pays delightful tribute to the finest elements of Indonesian cuisine.

==================================================================================================================================================


Ada banyak sekali restoran Indonesia bintang-lima berkualitas di Bali yang menawarkan kreasi kuliner mereka sendiri yang mewakili kelezatan makanan tradisional nusantara; salah satu yang terbaru dari skena yang semarak ini adalah Double Ikat. Dipimpin oleh chef eksekutif Christoper Smith dan juru masak lokal bertalenta Chef Wayan Bagi, restoran ini mengedepankan pendekatan segar dan inovatif di setiap menunya, mempersembahkan rasa orisinal dengan bentuk yang kreatif serta bernilai seni tinggi.

Ruang bersantap Double Ikat yang luas bisa dideskripsikan sebagai 'mewah', namun sangat kasual dan mengundang siapapun yang hendak bersantap di dalamnya tanpa pilih-pilih. Interiornya mengedepankan nuansa hitam nan elegan dengan material batu kokoh dan kain tektil legendaris 'Ikat Ganda' di antara setiap mejanya. Ya, nama restoran ini diambil dari jenis kain tenun kebanggaan Bali yang telah mendunia sejak era klasik. Terdapat pula sebuah ruangan 'Studio Kitchen' privat bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman bersantap yang intim dengan keluarga tercinta secara eksklusif.

Pada kunjungan saya, saya ditawarkan untuk mencicipi sejumlah menu terbaik Double Ikat. Sebagai pembuka, seporsi Sambal Be Tongkol tiba di meja saya. Namanya mungkin terdengar lumrah di Indonesia, khsusunya Bali, tapi presentasinya sangat mengesankan. Hidangan pembuka ini dibuat menyerupai hidangan 'tataki' khas Jepang; potongan besar daging tongkol berbalut bumbu bawang merah dan serai dengan rapi tersusun di atas irisan mentimun yang dilandasi oleh tempe goreng renyah, dengan sambal matah nan legendaris tertabur di atasnya. Rasanya sangat nikmat dan otentik terlepas dari tampilannya yang sangat 'internasional'.

Kemudian kami langsung menuju ke menu utama, dan restoran ini benar-benar membuat saya terkesan dengan kreasi Bebek Betutu mereka; secara pribadi, ini adalah hidangan berbasis bebek terlezat yang pernah saya santap. Dagingnya dimasak dengan sempurna, juicy dan langsung lepas dari tulang saking lembutnya; diperkaya oleh bumbu Bali yang kaya citarasa dan semakin nikmat disantpa bersama nasi putih hangat. Kemudian saya juga mencicipi Babi Guling, yang merupakan perwujudan terbaik yang bisa anda temukan bagi salah satu hidangan tradisional Bali paling mendunia itu; juicy, lembut dan gurihnya daging putih tebal serta kulit coklat yang renyah dan lezat. Semua menu di restoran ini juga hadir dalam konsep 'sharing' atau berbagi, sehingga anda bisa menikmati setiapnya bersama dengan orang tersayang.

Kejutan menyenangkan saya rupanya tidak hanya berhenti di menu utama saja. Sebagai penutup, saya ditawari sebuah mahakarya indah bernama Valrhona La Cuvee Sakanti Bali; kombinasi pisang serta coklat yang terdiri dari 68% bon bon pisang goreng, es krim seasalt toffee rumahan, merengue gula aren dan Valrhona premium yang dibuat dari coklat lokal terbaik. Gabungan fantastis dari kerenyahan, manis, asin dan creamy menutup dengan sempurna sesi bersantap saya yang memberikan tribut megah bagi unsur-unsur terbaik hidangan nusantara.



DOUBLE IKAT - RENAISSANCE HOTEL
Jl. Pantai Balangan I No.1, Ungasan, Bali, Kabupaten Badung, Bali 80361, 

Phone: +62 361 200 3588, www.renaissancehotels.marriott.com/renaissance-bal...

0 0
Feed