Stainless Steel, 201 or 304?

Meski telah menjadi bahan yang kerap digunakan pada perlengkapan dapur, stainless steel ternyata memiliki beberapa jenis yang memiliki tingkat kualitas yang berbeda. 2 jenis stainless steel yang paling sering digunakan adalah 201 dan 304.


Komposisi dari stainless steel SUS201 adalah 17Cr–4,5Ni–6Mn-N. Stainless steel 201 sering digunakan sebagai bahan rel kereta, namun karena tingginya kandungan Mn (manganese) besi ini lebih mudah berkarat, sifat anti korosi dan kekuatannya relatif rendah, sehingga harganya juga lebih rendah. Singkatnya, SUS201 sebetulnya tidak sesuai untuk kebutuhan masak.


Di sisi lain, komposisi SUS304 adalah 18Cr-8Ni. Dengan kandungan Cr (chromium) dan Ni (nikel) yang tinggi, SUS304 memiliki sifat anti korosi dan kekuatan yang lebih baik. Biasanya besi ini digunakan untuk perlengkapan yang berhubungan dengan makanan, kimia, dan nuklir.


Jika alat baking dan alat masak di pasaran hanya memiliki label “stainless steel” dan dijual dengan harga yang sangat murah, kemungkinan besar perlengkapan tersebut dibuat dari SUS201. Jika menggunakan SUS304, biasanya di label akan secara jelas tertulis “SUS304”, harganya pun sekitar 50% lebih tinggi dari SUS201.

Untuk mengetahui bahan stainless steel pada peralatan masak di rumah, Anda bisa melakukan tes sederhana. Rebus air dan masukkan garam dalam jumlah banyak ke dalamnya selama 30 menit, lalu biarkan semalaman. Jika pada keesokan harinya peralatan tersebut berkarat, maka alat tersebut terbuat dari SUS201. Untuk alasan keamanan dan kesehatan, sebaiknya Anda menggunakan peralatan dapur yang terbuat dari SUS304.

0 0
Feed