Served With Love

There is nothing cheesy about ‘love’, if you rightfully implement it in the things you do for others, and Watercress captures the essence of the said word perfectly through their Byron Bay-inspired café; where everyone can feel the whole experience of enjoying good food, vibe and companion in utmost abundance.


Situated on the side of small road leading to Batubelig and Canggu area, Watercress resembles an intimate, homey gathering space with comfy open-air setting. The dining space comprises of brick walls and wooden frames to give away the warm, down-to-earth yet classy atmosphere. The restaurant aims to honor the food itself as much as the one who would enjoy it. Every nourishment are carefully crafted so all of its natural nutrients not getting lost in the process, with sincerity and love that start from the kitchen all the way to each guest’s table.


The menu of Watercress covers all kinds of Western and Asian healthy dishes, including for those who prefer non-dairy selections. For lunchtime dines session, I was recommended to try their roast beef bagel; a succulent portion of soft and tasty bagel bread sandwiching perfectly roasted beef slabs. The fine mixture of the pickled horseradish, quality meat and bread filled my taste bud with pleasant combination of flavors. The same could be said to B.L.A.S.T, a generous-sized burger which name act as acronym to its main ingredients; namely bacon, lettuce, avocado, sprout, tomato and tasty homemade mayo. This creative dish combines some elements you wouldn’t have thought fit together, but they really do in a meticulously delicious way!


For those who opt for non-meat meal, fret not, as this is one of the area where Watercress particularly shine. I am pleased to try some selections of their organic goodness; such as Chia Seed Pudding, a blends of delightful sour-meets-sweet taste that comes from the mixture of chia seed jelly-like pudding, coconut cream, lemon sorbet, pomelo and burnt coconut, or Tropical Fruit of Paradise; basically a fine assorted fresh chops of tropical fruit sprinkled with crunchy toasted coconut. The Superfood Smoothie Bowl is also a great pick for a sunny summer noon, which consists of beautifully shaped mixed berries, banana, bee pollen, chia seeds and shaved coconut smeared with honey on top of frozen acai berry smoothies.


The attention to small details and ‘handle with love’ mentality is what makes Watercress really stands out among its competitors. They offer a holistic good food experience not only by the flavor of the dishes itself, but the sincerity of their service as well.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Sesungguhnya, ‘cinta’ bukanlah hal yang picisan bila benar-benar diterapkan dengan tulus dalam hal yang dilakukan untuk orang lain. Watercress menangkap esensi kata tersebut dengan baik melalui kafe bergaya Australia mereka; dimana semua orang bisa menikmati hidangan dan suasana yang baik dengan kerabat serta rekan mereka secara melimpah.


Terletak di sisi jalan kecil menuju daerah pantai Batubelig dan Canggu, Watercress dirancang menyerupai sebuah tempat berkumpul yang ‘rumahan’ dan nyaman bergaya open-air. Interiornya tersusun dari dinding batu bata dan bingkai-bingkai kayu yang menciptakan nuansa hangat, elegan dan membumi. Restoran ini menghargai makanan sama tingginya dengan mereka yang menyantapnya. Setiap hidangan diracik secara hati-hati agar nutrisi alaminya tidak hilang di tengah proses, dengan ketulusan dan cinta yang dimulai sejak di dapur hingga di atas meja masing-masing tamu.


Menu di Watercress terdiri dari hidangan Western dan Asia yang sehat; termasuk bagi mereka yang ingin menyantap makanan non-dairy (tanpa bahan susu). Sebagai menu santap siang, saya direkomendasikan untuk mencoba Roast Beef Bagel; Setangkup roti bagel yang mengapit potongan daging sapi yang di panggang sempurna. Perpaduan rasa saus, acar kubis Jepang (horseradish), dan daging di menu ini sukses membuat lidah saya bergoyang dengan kombinasi citarasa yang nikmat. Hal yang sama pun bisa dikatakan untuk menu B.L.A.S.T, hidangan burger berporsi ‘wah’ yang namanya merupakan akronim (singkatan) dari lima bahan utamanya; yakni Bacon, Lettuce, Avocado, Sprout, dan Tomato, ditambah saus mayo homemade nan sedap. Sajian kreatif ini memadukan beberapa elemen yang tak terpikirkan akan bisa cocok, seperti sprout (sejenis tauge) dan alpukat di dalam burger, tapi semuanya berangkai menjadi satu kesatuan yang cermat dan lezat.


Bilamana anda lebih memilih menu tanpa-daging, tak usah kuatir, karena ini sesungguhnya merupakan salah satu area andalan Watercress. Saya terkesan ketika mencoba beberapa sajian organik andalan mereka; seperti Chia Seed Pudding yang terbuat dari biji chia yang diolah hingga bertekstur legit seperti jeli, krim kelapa, sorbet lemon, pomelo dan daging kelapa bakar menciptakan rasa asam-manis gurih yang menyegarkan, atau Tropical Fruit of Paradise yang pada dasarnya merupakan seporsi potongan buah tropical dengan irisan daging kelapa bakar yang renyah-renyah gurih di atasnya. Untuk siang yang terik, semangkuk Superfood Smoothie Bowl juga bisa jadi pilihan yang pas; terdiri dari beragam buah beri, irisan buah pisang, biji chia, bee pollen (serbuk sari lebah) renyah dan kelapa parut berlumur madu yang ditata apik di atas smoothie acai berry yang dingin menyegarkan.


Perhatian kepada hal-hal kecil dan mentalitas ‘tangani dengan cinta’ adalah kelebihan Watercress dibanding para kompetitornya. Mereka menawarkan pengalaman bersantap menyeluruh bukan hanya dari rasa lezat tiap hidangannya, tapi juga dari pelayanan yang dilakukan dengan tulus pada setiap pengunjungnya.

0 0
Feed