Often Imitated, Never Duplicated

Find out why Bakerzin, one of the first dessert cafés in Indonesia, is still one of the best.

In 2000, the concept of dessert café may not sound familiar to us. Most of the restaurants in Indonesia was mostly owned by family and have one outlet for one brand. Boga Group is one of the first players in the food service industry that introduced the dessert café concept through Bakerzin in 2002. After that, the success story was followed by brands we all know and love, such as Sushi Tei, Pepper Lunch, Paradise Dynasty, Paradise Inn, Shaburi, Kintan, Onokabe, Master Wok, and the latest one, Putu Made.


Since the opening of the first Bakerzin, a franchise brand from Singapore, in Cilandak Town Square, the brand managed to maintain its position as one of the leader in the dessert café category. Of course, it’s not an easy task, Bakerzin do it by continuously challenging itself through new menus that come every 3 months.
The most interesting one is their collaboration with Valrhona, The Tales of Valrhona Schokolade in the last season. It’s widely known that Valrhona is very selective in selecting partners for collaboration. The fact that Bakerzin is one of them speaks volume.

When you want real taste of chocolate, the classic cake such as Chocolate Amer is an all time favorite. It has the gentle, soft and spongy texture with that melt-in-mouth sensation, but makes no mistake, it packs intense, punchy chocolate flavor with just the right amount of bitterness to please chocolate lovers.

Since its inception in 2002, Bakerzin introduced us to Warm Chocolate Cake that is often imitated by other dessert cafes, but never quite replicated. With only one bite, you can tell Boga Group’s commitment of using the finest ingredients, in this case, the chocolate. It made us believe that the fanciest baking technique in the world can never replace quality ingredients.

Make no mistake, Bakerzin also offers Chocolate Souffle, the kind of dessert that requires meticulous preparation in order for to make the soufflé rise. Again, the chocolate is the main star in these 3 dessert dishes. If you crave for chocolate, but you also want something fruity, Framboise Lactee is for you.

If slice cake is not enough, Bakerzin also offers 2 of the most favorite chocolate drink: Hot Chocolate and Café Mocha. Both drink features Malongo cocoa powder with 50% cocoa content from France. Café Mocha is the perfect example of Jamie Oliver’s word, “coffee and chocolate are best friend”. It’s the mature kind of chocolate drink, there’s no turning back to your regular chocolate after a cup.

What’s Next?
As mentioned before, Bakerzin always offers something new every 3 months. However, after introducing The Tales of Valrhona Schokolade in November 2017, it’s quite difficult to imagine anything bigger. People know Bakerzin as dessert café that also serves western cuisine, however in February 2018, Bakerzin will also introduce local and Thai cuisines into the regular menu.

2018 will also become a busy year for Boga Group. After having over 100 outlets in Indonesia through various brands, Boga will add a new Bakerzin outlet in South Jakarta, and a new brand of restaurant that will feature katsu dishes.

For most F&B brands, the past few years have been quite tough, but they can’t stop Boga Group from having positive growth. Actually it’s not too surprising, if you know how to maintain your standard quality, just like what Boga do.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Di tahun 2000an, konsep dessert café mungkin terdengar asing bagi kita. Kebanyakan restoran Indonesia biasanya dimiliki oleh keluarga dan hanya memiliki satu outlet untuk sebuah brand. Boga Group adalah salah satu dari pemain di food service yang pertama kali memperkenalkan konsep dessert café melalui Bakerzin di 2002. Setelah itu, kisah suksesnya diikuti oleh berbagai brand yang telah kita kenal, seperti Sushi Tei, Pepper Lunch, Paradise Dynasty, Paradise Inn, Shaburi, Kintan, Onokabe, Master Wok dan yang terakhir, Putu Made.


Sejak pembukaan outlet Bakerzin pertama di Cilandak Town Square, brand franchise dari Singapura ini berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di category dessert café. Ini bukan hal mudah, namun Bakerzin berhasil melakukannya dengan selalu menatang diri sendiri melalui menu-menu baru yang dibuat setiap 3 bulan. Yang paling menarik adalah kolaborasi mereka dengan Valrhona, The Tales of Valrhona Schokolade pada musim terakhir. Valrhona dikenal sangat selektif dalam memilih partner kolaborasi. Fakta bahwa Bakerzin merupakan salah satunya merupakan pembuktian tersendiri.

Jika Anda ingin merasakan cokelat yang sebenarnya, cake klasik seperti Chocolate Amer merupakan pilihan favorit sepanjang masa. Cake ini memiliki tekstur yang lembut dan spongy dan sensasi melt-in-mouth, namun jangan salah, dibalik kelembutannya, cake ini memiliki rasa cokelat yang cukup intens dan pekat dengan rasa pahit yang cukup untuk menyenangkan para pecinta cokelat.

Sejak kehadirannya di 2002, Bakerzin memperkenalkan kita Warm Chocolate Cake yang sering ditiru oleh dessert café lain, namun tidak pernah berhasil sepenuhnya. Dengan hanya satu gigitan, Anda bisa tahu komitmen Boga Group untuk menggunakan bahan terbaik, dalam hal ini, cokelatnya. Ini membuat kami percaya bahwa teknik baking terbaik di dunia pun tidak dapat menggantikan peran bahan-bahan berkualitas.

Namun jangan salah, Bakerzin juga menyediakan Chocolate Souffle, jenis dessert yang membutuhkan persiapan teliti agar soufflenya dapat mengembang sempurna. Sekali lagi, cokelat menjadi bintang utama di 3 menu dessert ini. Jika Anda menginginkan cokelat, namun juga sesuatu yang fruity, Framboise Lactee adalah pilihan Anda.

Jika cake slice belum cukup, Bakerzin juga menyajikan 2 minuman cokelat favoritnya: Hot Chocolate dan Café Mocha. Keduanya terbuat dari cocoa powder Malongo dengan 50% kadar cokelat dari Perancis. Café Mocha adalah contoh sempurna dari pendapat Jamie Oliver, “kopi dan cokelat adalah teman terbaik.” Keduanya adalah minuman cokelat yang dewasa, sulit rasanya untuk berpaling kembali ke minuman cokelat biasa setelah minum secangkir.

What’s Next?
Seperti disebutkan sebelumnya, Bakerzin selalu menyajikan hal baru setiap 3 bulan. Namun, setelah memperkenalkan The Tales of Valrhona Schokolade di November 2017, rasanya suit membayangkan sesuatu yang lebih besar. Orang-orang mengenal Bakerzin sebagai dessert café yang juga menyediakan masakan western, namun di Februari 2018, Bakerzin juga akan memperkenalkan masakan lokal dan Thailand ke dalam menu reguler.

2018 juga akan menjadi tahun yang sibuk bagi Boga Group. Setelah memiliki lebih dari 100 outlet di seluruh Indonesia melalui berbagai brand, Boga akan menambahkan outlet Bakerzin baru di Jakarta Selatan, dan sebuah brand restoran baru yang menyajikan menu katsu.

Untuk kebanyakan brand F&B, beberapa tahun belakangan cukup menantang, namun itu tidak cukup untuk mengentikan pertumbuhan positif Boga Group. Sebetulnya, hal ini tidak terlalu mengejutkan, jika Anda tahu cara mempertahankan standar kualitas Anda, seperti yang dilakukan Boga.

0 0
Feed