ilham

Minat, Bakat dan Latte Art

Berawal sebagai teknisi mesin kopi, Muhammad Ilham menemukan minat serta bakat yang besar sebagai barista. Kini, salah satu jawara Latte Art tersebut merupakan pemilik café mungil nan nyaman One Way Coffee di bilangan Hayam Wuruk, Bali. Seperti apa perjalanan karirnya hingga saat ini? Dan perlombaan mana yang paling berkesan baginya? Simak jawabannya di bawah ini...

Hi Ilham! Jelaskan sedikit tentang latar belakang kamu; bagaimana awalnya kamu bisa terjun ke dunia kopi?


Sebelum saya terjun ke dunia perkopian, saya menekuni dunia otomotif dari SMK sampai sekitar akhir 2014. Di tahun 2015, saya mulai bekerja di salah satu perusahaan mesin kopi sebagai teknisi. Namun saya memutuskan berhenti karena merasa profesi teknisi tersebut bukan ‘Passion’ saya, kemudian saya langsung beralih menjadi barista di pertengahan tahun 2016. Awalnya saya hanya coba-coba, namun ternyata peluang bisnisnya sangat menjanjikan untuk kedepan; dari sanalah saya menekuni profesi barista sampai sekarang


Kamu dikenal sebagai barista yang memenangkan sejumlah penghargaan. Mana yang paling berkesan bagi kamu sejauh ini?


Sebelum nya terima kasih yang sebesar-besarnya buat para teman teman dan O’bar coffee shop yang selalu mendukung saya di setiap kompetisi, dan Alhamdullilah, penghargaan yang sangat berkesan sejauh ini adalah SRILAC (Sanremo Indonesia Latte Art Championship) di Jakarta. Walaupun saya hanya menempati posisi runner up (juara dua), saya sangat puas karena disana saya bertanding dengan jago-jago Latte Art dari seluruh penjuru Indonesia, serta untuk pertama kalinya open service dan membawakan real original latte art karya saya sendiri.


Apa karakteristik utama kopi di ONE WAY? Darimana anda mendapat inspirasi untuk memulai bisnis café tersebut?


Karakteristik kopi di One Way espresso itu sebenarnya latte art nya selain taste kopinya kita jaga juga tentunya, karena di Bali sendiri belum ada kedai yang menonjolkan latte artnya. Sedangkan inspirasi untuk memulai bisnis cafe sebenarnya dari seorang teman; dengan gerobak kecil dan alat manual brew seadanya .


Apa tantangan terbesar yang pernah kamu lalui selama berkarir sebagai barista?


Berhubung saya menekuni latte art,tantangan terbesar menurut saya yaitu membuat latte art original dengan visual yang tidak membingungkan, dan juga mudah untuk ditiru para barista Indonesia (tertawa)


Apa metode brewing favorit kamu? 


Favorit saya yang pasti manual brew salah satu nya V60 , karena menurut saya V60 itu merupakan metode yang sangat unik. Di sini saya banyak belajar tentang cara menyeduh yang benar itu seperti apa, karena setiap perubahan grind size baik itu fine, medium hingga suhu air yang berbeda itu bisa menghasilkan perubahan rasa yang sangat berbeda pula. Methode yang satu ini masih jadi terfavorit bagi saya sampai sekarang.


Siapa sosok barista yang menginspirasi kamu dalam berkarir?


Sosok barista yang menginspirasi saya selama ini adalah Dritan Alsela. Beliau yang pertama kali saya tonton di YouTube dengan skill membuat basic latte art nya yang luar biasa.


Sebutkan dua peralatan kopi favorit kamu beserta alasannya 


Berhubung saya suka keluar kota, coffee gear favorit saya yang pertama yaitu aeropress, karena simple dan mudah di bawa kemana mana. Yang kedua: hand grinder, alat ini juga salah satu favorit dan sangat membantu saya ketika harus bepergian keluar kota atau traveling. Pemakaiannya pun sangat mudah dan tidak ribet.


Harapan kamu untuk lima tahun ke depan...


Harapannya agar saya bisa tetap berkarya di bidang latte art dan fokus untuk One Way Espresso agar bisa lebih baik dan semakin dikenal di industri perkopian Indonesia. Amin!


IG: @ilham_bali_

0 0
Feed