Lembut Dan Lezatnya Omi Hime; Daging Sapi Idola Bangsawan Negeri Sakura

Jepang selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan kuliner khas yang tersohor hingga ke penjuru dunia. Tentunya pada pembaca sudah tidak asing lagi dengan nama-nama (dan lezatnya citarasa) hidangan seperti sushi, sashimi, ramen, yakiniku dan lain sebagainya. Nah, untuk edisi kali ini, Passion ingin mengajak readers sekalian untuk mendalami perihal ‘Omi Hime’; daging sapi premium khas Negeri Sakura. Yuk, kita simak bersama!


Sebagai satu dari tiga daging sapi kelas tertinggi dari Jepang bersama Kobe dan Matsuzawa, Omi Hime memiliki keunikan tersendiri. Namanya secara harafiah dapat diartikan sebagai ‘Tuan Putri’ dan berasal dari prefektur Shiga di Osaka. Berbeda dengan dua nama di atas yang namanya masing-masing diambil langsung dari prefektur asalnya, Omi Hime bisa dikatakan mendapat perlakuan istimewa karena kekhasan citarasa serta teksturnya yang sangat berkelas.

Pertama-tama, Omi Hime bisa disantap langsung dalam keadaan mentah seperti sashimi karena rasa alaminya yang memang lezat. Dagingnya manis, lembut dan juicy tanpa aroma amis sedikitpun serta memiliki pola ‘marbling’ yang rapat dan halus. Bahkan menurut salah satu chef kenamaan Jepang, Umemoto, Omi Hime masih bisa dinikmati dalam keadaan dingin sekalipun! Ini merupakan keunggulan utama daging jenis Omi Hime dibandingkan para ‘saudara sederajat’nya yang rata-rata harus dimasak hingga matang dulu sebelum dihidangkan.

Kualitas daging Omi Hime sangat tinggi karena sapi penghasilnya dirawat sedemikian rupa; mulai dari minuman yang memakai air khusus tanpa alkohol, sampai pakan yang memang diolah dengan semua bahan berkualitas. Sapi-sapi tersebut pun sering dibersihkan dan dipijat agar terhindar dari stress. Proses pemotongannya pun harus memenuhi standar kualifikasi lembaga halal Jepang, sehingga kebersihannya sangat terjaga. Luar biasa bukan? Keunikan lainnya adalah daging Omi Hime hanya menggunakan sapi pilihan berjenis kelamin betina, yang konon memiliki karakter daging yang lebih lembut, halus dan gurih. Satu ekor sapi betina pun hanya bisa menghasilkan sedikit daging Omi Hime dari bagian punggungnya. Hal ini pun menyebabkan tipe daging tersebut cukup langka dan berharga mahal, yakni bisa mencapai 5 juta rupiah per kilogramnya. Wow!

Konon di masa lampau, hanya keluarga kerajaan Jepang yang boleh menikmati kelezatan daging Omi Hime. Seiring waktu berjalan, para bangsawan tersebut pun sempat melayangkan protes kala daging kesayangan mereka akhirnya boleh juga disantap oleh rakyat jelata. Namun perkembangan teknologi dan perubahan pola pikir (serta kemampuan ekonomi) akhirnya membuat Omi Hime bisa dinikmati berbagai kalangan, bukan hanya di Jepang, namun juga di seluruh dunia.

Bagaimana dengan anda? Apakah berminat untuk mencoba daging premium berkualitas ini?

0 0
Feed