[ID] - Heavenly Sweet Academy

Beberapa waktu lalu, Heavenly Sweet pernah mendatangkan maestro pastry Antonio Bachour dan Carles Mampel. Namun ini bukan pertama kalinya Heavenly Sweet mengundang pastry chef  terkemuka dunia. Tercatat beberapa nama chef hebat yang juga pernah datang dan membagikan ilmunya seperti: Cedric Grolet, Julien Alvarez, Eric Perez, Peter Yuen, Eun-chul Jang, Richard Hawke dan masih banyak lagi.


Heavenly Sweet Academy menyediakan pengalaman belajar yang setara dengan mengambil kursus di luar negeri. Akademi ini memiliki murid yang datang tidak hanya dari Indonesia, namun juga dari berbagai negara seperti Singapura, Vietnam, Korea Selatan, Amerika, Kanada, Hong Kong, Filipina, Malaysia, India dan Pakistan. Semuanya berkat inisiatif sang founder, Ignes Pribadi Susilo. Passion menemui Ignes untuk mengetahui soal latar belakangnya, konsep Heavenly Sweet Academy, mengapa ia membangun akademi ini dan alasans mengapa ia mengundang chef internasional ke Indonesia.


Tolong jelaskan sedikit sejarah Heavenly Sweet Academy


Semuanya berawal dari hobi. Sejak kecil saya memang hobi baking, dan kebetulan keluarga juga mendukung. Namun saat kuliah, saya mengambil jurusan Bisnis di Los Angeles. Akhirnya saya membantu usaha keluarga. Setelah menikah, saya mengikuti suami dan kami pindah ke Singapura dan saya menjadi ibu rumah tangga. Saya ingin melakukan sesuatu yang saya sukai, dan saya memikirkan dua pilihan, antara menjahit atau baking. Suami saya memberikan kejutan pada saat Hari Ibu berupa mixer Kitchen-Aid. Sejak saat itu, saya menekuni kembali hobi masa kecil saya dan tidak pernah berhenti baking
sampai sekarang.


Saya mengambil beberapa kursus baking di Singapura, Jakarta, bahkan ke luar negeri. Saya ingin belajar lebih banyak, namun sebagai ibu rumah tangga, saya tidak mungkin terus bepergian. Keluarga saya sangat mendukung dan memberikan ide untuk mengundang instruktur daripada harus bepergian ke luar negeri. Ini menjadi konsep awal Heavenly Sweet Academy yang kita kenal sekarang.


Awalnya, fokus kami lebih pada cake decoration. Namun, seiring berjalannya waktu, saya semakin menyukai pastry. Untuk belajar lebih soal pastry, saya mengambil kursus di salah satu sekolah
pastry paling prestisius di Paris. Setelah kembali, saya mencoba untuk membuat ulang produknya, namun gagal karena kelangkaan bahan baku dan juga perbedaan iklim. Saya harus bereksperimen dan meluangkan banyak waktu untuk menyesuaikan resep.


Saya pikir sayang sekali jika sudah membuang banyak uang dan waktu namun gagal membuat produk di rumah. Jadi saya menghubungi instruktur saya dan mengundangnya ke Indonesia dan mengajar
menggunakan bahan yang tersedia di sini. Hal ini menjadi standar untuk instruktur kami.


Apa tujuan Anda ketika membangun Heavenly Sweet Academy?

Saya melihat orang Indonesia banyak yang memiliki potensi dan mereka sangat semangat untuk mempelajari pastry. Dengan mengundang instruktur internasional, saya harap murid si sini bisa mempelajari teknik terbaik sehingga mereka dapat menciptakan kreasi sendiri. Merupakan impian saya ketika bakat-bakat lokal kita dapat dikenal secara global dan memutarbalikkan tren dimana Indonesia menjadi pihak yang diundang untuk memberikan pengetahuan ke luar negeri.


Berapa komposisi guru internasional dibandingkan guru lokal?

Saat ini, 95% guru kami berasal dari luar. Kami juga bekerjasama dengan guru lokal seperti Charins Chang dari Benedict Jakarta, Natasha Ali dari Sugar Ministry Jakarta, Ipoet dari Popo’s Creations dengan kemampuan cake modellingnya yang luar biasa. Saya percaya ketika kami terus mengembangkan bakat lokal, tren ini akan diputarbalikkan dan kami akan memiliki lebih banyak guru lokal di masa depan.


Berapa kapasitas kelas regular di Heavenly Sweet Academy?

Tergantung dari instrukturnya. Namun biasanya kelas diikuti oleh 10-16 murid karena kelas kami kebanyakan hands-on. Durasi kelas biasanya adalah 2-3 hari.


Progroam terbaru kami adalah Intensive Pastry Class yang diajarkan oleh Chef Gille Maisonneuve dari Prancis. Kelas ini berdurasi 4 minggu dan 6 minggu, yang membahas semua dasar pastry Prancis
klasik, dari adonan dasar, viennoiserie, confectionery, individual tarts & boutique cakes, dan masih banyak lagi. Program ini termasuk class review, ujian mingguan dan bahkan kesempatan magang bagi partner kami dari kalangan hotel dan resto untuk membantu murid memulai karir di industri ini. Ini merupakan pilihan tepat bagi orang yang ingin mengubah haluan karir ke baking, atau bagi mereka yang ingin mengejar passion dan hobi.


Siapa target audience Anda?

Kebanyakan pemilik bisnis, pastry shop online atau offline, hotel, dan orang yang hobi di bidang baking.


Mengapa kami harus belajar di Heavenly Sweet Academy?

Kami adalah sekolah pertama yang mengundang instruktur internasional. Kami selalu meyakinkan bahwa murid kami mendapat pengalaman belajar terbaik dengan bahan baku berkualitas tinggi dan bekerja dengan fasilitas dapur profesional. Heavenly Sweet Academy juga disponsori oleh brand terbaik, seperti Elle & Vire, Les Vergers Boiron, Valrhona, Bakels, dan Cacao Barry.


Heavenly Sweet Academy telah hadir di 4 kota (Jakarta, Singapura, Ho Chi Minh, dan Surabaya), apakah itu berarti guru internasional akan tur ke 4 kota ini?

Tergantung dari materi yang diajarkan, setiap kota memiliki ciri tersendiri. Contohnya, di Vietnam, muridnya lebih menyukai kelas viennoiserie, roti atau Danish. Sementara di Singapura, murid lebih meyukai cake decorating dan produk yang bisa mereka buat dengan mudah di rumah. Minggu lalu, kami baru saja melakukan grand opening di Surabaya. Saya harap lokasi ini akan menyediakan akses yang lebih mudah bagi murid yang datang dari Indonesia timur dan sekitarnya.


Ketika murid internasional datang ke Indonesia, apakah mereka khusus datang untuk mengikuti kelas di Heavenly Sweet Academy?

Ya, murid dari luar negeri khusus datang untuk kelas kami. Kami juga membantu para murid dari luar negeri dan luar kota dengan merekomendasikan akomodasi, kami juga menyediakan shuttle gratis dari hotel ke sini.


Seberapa cepat Anda melihat perubahan tren di pastry dan cake decorating?

Di cake decorating, saya ingat fondant sempat menjadi tren beberapa tahun belakangan, kemudian digantikan oleh tren buttercream. Namun sekarang, keduanya seimbang dan cake klasik mulai menjadi perhatian lagi.

Pastry seperti Entremets & Petit Gateaux saat ini sangat populer karena pengaruh Prancis di Indonesia dan perkembangan pastry yang luar biasa. Ada banyak café dan pastry shop yang buka di banyak tempat. Pelanggan mendapatkan banyak pilihan rasa yang dihasilkan dari penggunaan banyak bahan baku. Saya percaya ini akan terus berlangsung ketika para chef mulai bereksperimen dengan bahan baku klasik yang digabungkan dengan produk dan teknik lokal yang eksotis. Akan sangat menyenangkan untuk melihat kreasi dan rasa baru yang akan tercipta.


Apa rencana ke depan Anda dengan Heavenly Sweet Academy?

Kami bekerjasama dengan Eleectronic City Indonesia untuk menciptakan konsep baru bernama Cook and Bake City. Konsep ini dibuat dengan visi untuk mendukung keluarga dan komunitas dalam memberikan gaya hidup sehat melalui makanan berkualitas yang diciptakan dari kursus masak dan baking. Ini lebih dari sekedar tempat untuk mendapat pengetahuan masak, ini akan menjadi tempat Anda menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, mencoba resep baru atau menciptakan kembali makanan favorit di masa lalu. Cook and Bake City secara resmi diluncurkan pada 26 Juli 2018 dan akan diadakan setiap hari secara regular.



Heavenly Sweet Academy
Jl. A.M Sangaji No.38, RT.2/RW.6, Petojo Utara, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Jakarta 10130
Phone: +62 811 146 2417, www.heavenlysweet.net

0 0
Feed