[ID] - Mad About Chocolate

Kami berbincang dengan Pastry Chef I Nyoman Rinanta dari Cau Chocolate tentang kecintaannya kepada cokelat dan karir panjangnya di dunia pastry.


Cukup sulit untuk bisa menebak usia I Nyoman Rinanta hanya dari mengamatinya bekerja di dapur. Bergerak secara energik dari dapur ke area produksi dan kembali ke kebun di sampingnya, lelaki berusia 65 tahun yang tengah sibuk mengembangkan menu pastry dan hidangan manis untuk Cau Chocolate adalah contoh baik usia lanjut yang produktif. Dengan program agroturisme dan cafe yang aktif, hari-hari Rinanta dipenuhi oleh cokelat.


Berbasis di Tabanan, pabrik cokelat ini memproduksi produk-produk berkualitas tinggi serta dihasilkan dari praktik pertanian organic di sekeliling areanya. Didirikan pada tahun 2014, Cau Chocolate dimiliki dan dikelola secara membanggakan oleh keluarga petani cacao setempat. Mereka bertujuan untuk mengenalkan dan mengedukasi public tentang pertanian cacao serta pentingnya mengkonsumsi jenis cokelat yang tepat untuk kesehatan. Untuk itu, pengunjung dipersilakan dating untuk belajar mengenai proses bean-to-bar secara langsung di pabriknya, serta memiliki kesempatan untuk mengotori tangan mereka dengan ikut dalam program-program desa seperti belajar bertani di tur mengenai sistem pengairan atau subak.


Bagaimana karir Anda dimulai di bidang pastry dan cokelat?

Saya memulai karir saya di salah satu hotel terlama di Bali, Hyatt Sanur, pada tahun 1973. Mulai dari mencuci piring, saya menaiki jenjang karir di sana hingga menjadi cook dan akhirnya, pastry chef. Saya bekerja selama 17 tahun di sana dan mendapat banyak sekali pengalaman. Saya mendapat kesempatan untuk pergi ke luar dan mengikuti acara-acara promosi kuliner di banyak Negara, seperti Australia hingga Brunei. Perusahaan juga mendukung saya dalam mengembangkan kemampuan saya, hingga saya mendapat kesempatan untuk belajar tentang cokelat di Austria dan Swiss. Setelahnya, saya juga bekerja di beberapa hotel bintang lima lain di Bali hingga akhirnya pension pada tahun 2008. 


Ceritakan kepada kami tentang kreasi cokelat yang Anda buat di Cau Chocolate.
Saat ini kami masih terus mengembangkannya. Namun pada dasarnya, semua yang kami ciptakan di sini dan disajikan kepada tamu akan mudah direplikasi. Sajian kami akan dibuat dengan bahan-bahan local dan tentunya memiliki elemen cokelat. Aneka sajian itu bisa terinspirasi dari masakan Bali atau teknik pastry ala Barat. Aka nada sorbet, cocoa butter, raw cocoa bean, atau saus cokelat yang enak dan sederhana. Salah satu contohnya adalah Caramelized Banana Chocolate, yang resepnya dapat Anda temukan di sini.


Menurut Anda, susahkan bekerja dengan bahan cokelat?
Semua hal bisa dipelajari. Yang pertama dan terpenting adalah utnuk memahami sifat dari bahan itu sendiri. Sering saya bertanya, tentang apa pendapat orang akan rasa cokelat. Seringkali, mereka menjawab ‘manis’, yang tentu saja salah. Secara alami, rasa cokelat adalah pahit. Anda bisa mengkonsumsinya setiap hari karena manfaatnya untuk tubuh sangat baik dan saat diproduksi dengan tepat, cokelat akan membuat Anda sehat dan bahagia. Kedua, cokelat butuh diproses dengan suhu yang tepat. Namun selain itu, siapapun akan bisa belajar dengan mudah asalkan mereka meggunakan produk cokelat yang berkualitas.


Aktifitas lain apa yang Anda nikmati selain memasak dan membuat cokelat?
Saya suka berkebun dan menikmati hasil dari kebun saya sendiri. Mengajar juga adalah kegemaran saya yang lain, sehingga saya menjadi pengajar di SMK.






Jalan Raya Marga-Apuan, Tua, Marga, Tabanan
T: +62 812 360 64 989
cauchocolatesbali.com

0 0
Feed