[ID] - Italian with a View

Mencicipi cita rasa otentik Italia di Bene Italian Kitchen.

Pasta adalah tulang punggung masakan Italia. Pemikiran itu yang mendorong executive chef Rossano Renzelli untuk mendedikasikan waktunya agar hanya pasta terbaiklah yang disajikan di Bene. “Kami membuat 14 jenis pasta yang berbeda,” ungkap pria Roma yang telah meracik makanan dengan sentuhan ajaibnya di Bene sejak restauran itu buka lima tahun yang lalu. Bucatini, rigatoni, fettuccine, spaghetti, linguini, dan masih banyak lagi kini diproduksi tiap hari di dapur yang maha sibuk.

“Memang ada lebih banyak pekerjaan tapi juga banyak kepuasan untuk bisa memproduksi sendiri sekaligus memastikan kualitas dan pasokan yang sesuai,” kata Renzelli, yang kecintaan terhadap masakan Italia yang otentik dan tradisional dapat terlihat di banyak detail di Bene, termasuk di ruang penyimpanan wine yang terisi oleh beragam seleksi wine Italia yang baik. Terletak di lantai dua Sheraton Bali Kuta Resort, restauran ini memberikan kesempatan untuk menikmati horison panjang membentang milik Pantai Kuta. Bila Anda beruntung, seperti saya hari ini, Anda bisa memandangi langit yang perlahan memerah sembari meneguk minuman buah segar yang dinamakan seperti kota kuno Romawi, Pompeii.


Menunya sendiri sungguh menyenangkan untuk dibaca terlebih lagi bila Anda seorang pecinta kuliner. Terdapat berbagai cold cuts, antipasti, pizza, serta kategorisasi yang sangat pintar untuk hidangan pastanya. Terdapat pasta dengan babi, ayam, kelinci, ikan, udang, gurita, kerang, anchovy, cured fish roe, seafood, dan sayuran. Pilihan gluten-free pun juga tersedia. Dengan beranekaragam variasi sauce dan isi, Bene menawarkan paling tidak 100 cara yang berbeda untuk menikmati satu sajian pasta, atau dua, seperti yang saya nikmati sekarang.


Saya mulai dengan Bucatini all’Amatriciana, campuran sempurna antara irisan pancetta dengan saos tomat yang membuat saya makan dengan bahagia. Bucatini yang baru saja dibuat kini menjadi pasta favorit saya. Pasta berbentuk seperti spaghetti ini memiliki lubang di dalamnya sehingga saos tomat lezat tersimpan dan menjadikan tiap gigitan terasa seperti tomat yang meletus di mulut.


Kemudian, tentu saja, saya tidak boleh melewatkan carbonara saat ada seorang chef asal Roma yang menciptakan resepnya. Meski tidak berada di kota Roma, saya berniat untuk melakukan apa yang orang Roma lakukan, yaitu memesan sepiring penuh Linguine all Carbonara. Hasilnya benar-benar jauh dari mengecewakan dan saya langsung paham mengapa sajian ini menjadi salah satu sajian favorit di Bene. Rasa keju pecorino dan parmesannya menjadi sebuah hadiah cita rasa yang akan saya ingat untuk waktu yang lama.


Saya juga dapat mencicipi Margherita Pizza. Pizza yang terdiri dari tomat dan mozarella ini adalah sajian sejati khas Italia yang selalu saya cari untuk kompleksitas sederhana di dalamnya. Dengan senang hati, saya bisa melaporkan bahwa Margherita Pizza milik Bene memiliki tradisi Neapolitan yang mendekati sempurna hingga ke pinggiran pizza yang tipis, garing dan sedikit gosongnya. Saya menutup makan malam saya dengan Baked Ricotta Cheese dan espresso sementara mengagumi dedikasi terhadap otensitas rasa yang pada akhirnya membuat Bene, sungguh menjadi bene, atau ‘sungguh bagus’ dalam bahasa Italia.


Sheraton Bali Kuta Resort 

Jl. Pantai Kuta
T: +62 361 8465555
benebali.com

0 0
Feed