Listen to what the Antonio Bachour and Carles Mampel have to say about the future trends

[ID] - The Pastry Masters

Kita harus berterimakasih pada Heavenly Sweet Academy Jakart untuk mengundang 2 orang  pastry chef terbaik dunia untuk mengajar master class di Indonesia. Setelahhampir seminggu penuh memberikan pelajaran dan inspirasi pastry, kami memutuskan untuk menggali lebih dalam ke dalam pikiran Antonio Bachour (Amerika) dan Carles Mampel (Spanyol) mengenai tren pastry sekarang, masa depan, dan pandangan mereka.


Apa kesibukan Anda sekarang?

Antonio Bachour (AB): Saya akan membuka pastry shop di Miami, saya juga sibuk mengajar kelas-kelas

Carles Mampel (CM): Saya sedang membuka pastry shop di Hong Kong, saya sering menjadi konsultan untuk brand, saya juga mengajar kelas, ke seluruh dunia.



Apa pendapat Anda soal trend pastry saat ini?

AB: Saya pikir orang ingin makan makanan sehat, less sugar. Di Amerika, orang-orang kembali ke produk klasik seperti carrot cake. Tahun lalu, mereka mendapat banyak dessert modern, namun sekarang hampir semua chef kembali ke produk klasik dengan presentasi modern. Orang-orang terbiasa dengan produk tersebut, ini membekas dalam ingatan mereka ketika mereka masih anak-anak, Mereka ingin kembali ke masa dimana mereka menikmatinya bersama keluarga dan teman.

CM: Ada kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan sehat, tidak hanya di bakery dan pastry, namun juga di hot kitchen. Di pastry, kami memulainya sedikit terlambat karena lebih sulit untuk menggantikan bahan yang sudah ada seperti gula, Kami juga harus berurusan dengan masa simpan produk.

Sebagai contoh, ketika membuat meringue, saya menggunakan inulin sebagai pengganti gula. Ini adalah produk alami, terbuat dari serat sawi putih. Saya menggantikan banyak sekali gula dan meringuenya akan jadi lebih creamy dan 5x lebih tidak manis. Ini bukanlah produk baru, namun aplikasi inulin baru diperkenalkan ke pastry tahun lalu. Pekerjaan saya sangat berfokus pada gaya pastry semacam ini. Memang sedikit lebih sulit, namun inilah masa depan pastry.



Tolong jelaskan style pastry Anda.

AB: Saya menyukai gaya sederhana, clean, dan produk yang enak. Saya juga suka menggunakan buah tropis seperti markisa dan pisang.

CM: Saya tidak terlalu suka (dekorasi) bunga dan glazing. Saya mengerti orang-orang menyukai sesuatu yang mengkilap, namun saya paling suka cokelat. Di Eropa, orang suka cokelat, baik dark, milk, atau white, tanpa tambahan pewarna lain. Saya membuat pastry untuk dimakan, saya tahu bahwa dessert berwarna tampak lebih menarik, namun saya lebih fokus pada rasa dan kesehatan.



Apa produk pastry favorit Anda?

AB: Saya suka segala sesuatu yang melibatkan mousse, cream, cake, namun saya paling suka cokelat. Ini adalah bahan utama saya untuk membuat cake, dessert, bonbon, mousse, saya gunakan cokelat di semuanya! Saya ingin tetap memiliki passion setiap hari untuk pastry, ini adalah satu-satunya hal yang saya lakukan sejak usia 14 hingga sekarang saya berusia 42. Impian saya adalah bangun setiap pagi untuk membuat dan menikmati produk pastry.

CM: Bagi saya produk terbaik adalah cokelat. Anda bisa menggantikan raspberry dengan bahan lain yang rasanya mirip, seperti cranberry atau blackberry, namun saya tidak bisa menemukan pengganti cokelat. Saya tidak bisa mendapatkan rasa dan tekstur cokelat dari produk lain. Saya lebih suka dark chocolate, namun sekarang Anda menemukan sesuatu yang sangat menarik pada white chocolate. Orang mulai menggunakannya tidak hanya untuk rasa, namun juga untuk tekstur creamy yang didapatkan dari cacao butter, untuk membuat mousse yang lebih creamy. Ditambah lagi, ini terbuat dari sayuran, dari pohon kakao.



Bagaimana Anda melihat peran media sosial di dunia pastry?

AB: Sekarang, media sosial adalah segalanya. Orang ada dimana-mana dan mereka melihat apa yang Anda kerjakan. Jika saya membuat sesuatu pada hari ini, orang melihat dan mereka akan membuat hal yang sama besok. Ini adalah sumber inspirasi. Namun saya tidak marah, malah saya bangga, karena ketika ada orang yang meniru Anda, itu artinya Anda hebat.

CM: Ini dunia yang sulit, sulit menjelaskan konsep healthy karena ini adalah dunia visual, sementara saya seorang pastry chef, bukan fotografer. Saya mengerti orang ingin melihat gambar bagus, sama halnya ketika saya melihat gadis cantik, namun kita juga mau mengetahui isi otaknya, tidak hanya penampilan. Media sosial sangat baik untuk semua brand, orang melihatnya, namun para chef harus berusaha menjelaskan lebih banyak mengenai konsep, bahan, dan aspek kesehatan, tidak cuma gambar.

0 0
Feed