Home of Culinary Entrepreneurs

Jakarta Culinary Center (JCC), which was established in 2005 started as regular cooking course in Rukan Permata Senayan. Along the way and the escalating number of similar cooking schools, they realized the need for a school that can prepare new culinary entrepreneurs.


In its 1 year, 3 days a week, Professional Program, the students are expected to have sufficient knowledge to build their own culinary business. “Along the way, the industry demand is shifting. Initially, JCC graduates are designed, not just to be able to cook, but also to build their own culinary business. However, at the moment, the industry demands more ready to use, professional cooks in restaurant and hotel industry, especially 5 star hotels,” said Farrand Yohanes, JCC’s Promotion & Marketing.


During Professional Program class, students will have 70% practical and 30% theory which will be further divided into 3 quarter months. “What sets apart CC with other cooking courses is, the teachers in JCC aren’t allowed to handle any ingredients. If the instructors are the one who will be cooking, we prefer to call it cooking demo, but here, the teachers only allowed to give instructions to the students to do their own tasks,” explained Farrand. 


On the first quarter, JCC will teach the basic culinary knowledge, from the basic cutting techniques for vegetables, fruits and meat, ingredients introduction, how to choose the ingredients, 13 cooking methods, the storage system, the sauces for appetizer, main course, dessert, to the theory of hygiene, sanitation, food and work safety. In the second quarter, the student will further learn about local, international dishes, along with some management theory. The last quarter, students will be faced with 2 choices: making a business plan as foundation to build their own business, similar to thesis defense, or the second one: internship. If you’re to choose the second one, the study duration may increase up to 6 months. Every month, JCC will open its new Professional Program with 7 minimum students.


The second program in JCC, Advance Cooking, is a short, private program designed to master the technique and cooking method according to students’ choice of menus. JCC offers it in 1 class that will give you 1-3 menus, 1 month program with 5 classes, 2 months program with 10 classes, to 3 months program with 20 classes. “You may choose the menus based on your liking, from Japanese, Asian, Chinese, western to local cuisines, and you will decide the schedule for yourself,” Farrand added.

JCC also offers other programs, such as Intensive Pastry & Bakery that comes in similar choices to Advance Cooking classes, from 1 class to 3 months. On the other hand, Decorating Cake is targeting the wedding organizers, wedding or birthday cake designers. For catering entrepreneurs who are about to start or even develop their business, JCC offers the Professional Culinary Management that consists of 12 classes. The last one, Barista Specialty Program is desgined for those who want to learn how to brew coffee from basic to advance. 


At the moment, JCC already has 2 outlets: at Rukan Permata Senayan and Ciputra Mall, Grogol. Of course, JCC will open job and internship opportunities for the students, from Jakarta to Bali. Some of JCC graduates who are successful to open their own culinary businesses also include familiar names, such as Tamara Bleszynski to Rama Michael.


==================================================================================================================================================


Jakarta Culinary Center (JCC) berawal pada 2005 sebagai tempat kursus masak biasa yang bertempat di Rukan Permata Senayan. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya tempat kursus masak sejenis, mereka menyadari kebutuhan untuk sebuah tempat kursus masak yang bisa mencetak para pengusaha kuliner baru.

Di kelas Professional Program yang berlangsung selama 1 tahun, 3 hari dalam seminggu, para peserta diharapkan memiliki modal pengetahuan yang cukup untuk mendirikan usaha kuliner mereka sendiri. “Setelah beberapa waktu, permintaan industri berubah lagi. Awalnya, lulusan JCC memang didesain untuk tidak sekadar bisa masak, namun mampu membangun sebuah tempat usaha kuliner sendiri. Namun, saat ini industri membutuhkan tenaga kerja profesional siap pakai, sehingga kami menyediakan sistem pendidikan dengan materi yang bisa langsung digunakan di industri restoran dan hotel, terutama hotel bintang 5,” kata Farrand Yohanes, Promotion & Marketing JCC.

Selama kelas Professional Program, para peserta mendapatkan materi 70% praktek dan 30% teori yang terbagi dalam 3 catur wulan. “Yang membedakan JCC dengan tempat kursus kuliner lainnya adalah, para pengajar di JCC tidak diijinkan untuk memegang bahan makanan. Jika para instruktur yang masak, kami lebih suka menyebutnya cooking demo, namun di sini, pengajar hanya diijinkan untuk memberi instruksi peserta untuk mengerjakan tugasnya masing-masing,” jelas Farrand.


Pada cawu 1, JCC mengajarkan dasar sayur, buah, dan daging, pengenalan bahan, pemilihan komoditas secara baik, 13 metode masak, proses penyimpanan, jenis saus untuk hidangan pembuka, utama, penutup, hingga teori higienitas, sanitasi, keamanan dan keselamatan kerja.  Pada cawu 2, para murid akan mempelajari berbagai masakan lokal,internasional dan teori manajemen. Terakhir, pada cawu 3, peserta diberikan pilihan untuk membuat sebuah business plan sebagai dasar untuk membuat usaha, mirip sidang skripsi, atau pilihan kedua, magang. Jika Anda memilih magang, maka durasi studi dapat diperpanjang hingga 6 bulan. Setiap bulan, JCC memiliki batch baru yang berisi minimal 7 orang peserta.


Program kedua di JCC, Mahir Memasak, merupakan sebuah program privat singkat untuk mendalami teknik dan metode masak sesuai spesialisasi menu masakan. Beberapa pilihan yang disediakan pada program ini adalah 1 kali pertemuan yang mengajarkan 1-3 menu, program 1 bulan yang terdiri dari 5 pertemuan, program 2 bulan dengan 10 pertemuan, hingga program 3 bulan dengan 20 kali pertemuan. “Anda bisa memilih sendiri jenis menu yang ingin Anda pelajari, mulai dari masakan Jepang, Asia, Chinese, western hingga lokal, sesuai dengan waktu yang Anda tentukan,” tambah Farrand. JCC juga menyediakan program lain, seperti kelas Intensive Pastry & Bakery tersedia dalam berbagai pilihan sama seperti kelas Mahir Memasak, dari 1 pertemuan hingga 3 bulan. Sementara kelas Decorating Cake ditujukan untuk para pengusaha wedding organizer, pengusaha wedding dan birthday cake.


Bagi para pengusaha katering yang baru ingin memulai atau mengembangkan bisnisnya, JCC menyediakan kelas Manajemen Kuliner Profesional yang berisi 12 kali pertemuan. Lalu terakhir, Barista Specialty Program ditujukan bagi mereka yang ingin mempelajari cara meracik kopi dari awal hingga mahir. Saat ini, JCC hadir di 2 tempat: Rukan Permata Senayan dan Mal Ciputra, Grogol.


Tentu saja, JCC akan membantu membuka peluang kerja mau pun magang bagi para siswa, dari Jakarta hingga ke Bali. Beberapa lulusan JCC yang berhasil membuka usaha kulinernya sendiri termasuk beberapa artis seperti Tamara Bleszynski hingga Rama Michael. 


JAKARTA CULINARY CENTER
Rukan Permata Senayan Blok A/29, Jl. Tentara Pelajar - Patal Senayan, Jakarta Selatan 12220
Phone : +6221 5794 0650, 5794 0651, 5794 0653, jakartaculinary.com

0 0
Feed