From Wheat to Flour

ACP (Association of Culinary Professionals) dan Bungasari Flour Mills Indonesia berkolaborasi untuk menghadirkan workshop edukasi berjudul “From Wheat to Flour” pada Sabtu 26 Agustus 2017 di Modena Experience Center. Acara yang pesertanya didominasi dari kalangan murid SMK ini membahas tentang perjalanan panjang gandum menjadi terigu hingga menjadi produk akhir seperti roti, mie, dan berbagai produk gorengan.


Jika Anda berpikir terigu hanyalah tepung berwarna putih yang menjadi bahan dasar pembuatan roti dan mie, sepertinya Anda belum pernah mengikuti workshop dari Agus Sutriyono, Manager Research & Development Bungasari. Sesuai judulnya, Agus menjelaskan bahwa negara produsen gandum menentukan jenis produk yang sesuai untuk produk tertentu.


“Untuk roti dan mie biasanya menggunakan gandum dari negara utama pengekspor gandum seperti Australia, Argentina, Amerika, dan Kanada. Apa yang membedakan? Australia memiliki banyak gandum jenis hard, namun warnanya putih, sehingga cocok untuk aplikasi mie. Orang menginginkan mie berwarna putih, Di sisi lain, gandum Kanada lebih cocok untuk roti karena dapat mengembang secara lebih maksimal, sementara gandum Amerika lebih cocok untuk aplikasi cake, wafer dan kue kering,” tambahnya.


Seminar edukasi ini sangat berguna untuk mengembangkan pola pikir kritis dari para siswa SMK sehingga mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai bahan yang mereka gunakan sehari-hari. Bahkan, menurut Agus, pengetahuan semacam ini belum tentu diketahui oleh semua baker profesional yang bekerja di industri ini. PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Sampoerna Strategic Square, Tower Utara, Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman Kav.45-46, Jakarta Selatan 12930, Phone +6221 5793 0777, www.bungasari.com

0 0
Feed