CRK

Expanding the Business (Part 2)

One of the most popular ways to expand a business is with franchise. We even have few magazines and events that focused on this method. Chef Rahmat Kusnedi (CRK) gave his opinions regarding the things you need to look out for in using the franchise method to expand your business.


How do you see franchise?


Actually, franchise is more complicated, especially when we talk about great number of menus in a restaurant. Therefore, the restaurants that use this method are the ones that have few menus, such as fried chicken brands. There’s a famous noodle brand that refuse to use this method to keep up their high standard. If they can still manage it themselves, why should they franchise the brand? The thing is, a company will use franchise when they see it won’t be a threat or boomerang to their own business expansion.


What’s the objective of using franchise?


They want to simplify and accelerate the growth of the business. That’s why we have some fast food chains that have hundreds or even thousands in relatively short time. Most of the times, when a brand reached 10 outlets, they started thinking of franchise as an option to expand the business.


How about the main challenges of using the method?


Keeping the quality and consistency. The key lies in the central kitchen that supplies the ingredients to all of the outlets. In fact, we had many franchisees who run out of ingredients and instead of losing sales and getting some complaints, they prefer to buy their own substitutes that might not meet the franchisor’s standard. As a result, the whole outlets of the brand will suffer. These kinds of case are commonly occur. Therefore, I suggest a clear written agreement that says that franchisees are not allowed to use ingredients other than what’s being sent from the central kitchen. These small things can be a big problem that may damage the reputation of a brand.


in addition, you need to look out for the capacity of the central kitchen. How many outlets can you supply? You need to calculate the minimum space required to supply one outlet. If you can only supply 10 outlets, what will happen if you have more than 10? Will you build a new central kitchen? Meanwhile, no one can guarantee the growth of F&B business. If you have a good year, doesn’t mean you’ll have a good one next year, vice versa.


What are the expenses we need to watch when we apply franchise system?


Usually, franchise system requires the franchisee to pay certain amount of share to the franchisor. A franchisor can do the monitoring process based on system they’ve built, such as POS and sales report. Some bad franchisees will try to trick the system, therefore, you have so many things to learn.


A franchisee must realized that paying share is the risk he has to face when he chose a franchise business. On the other hand, master franchisor has to keep on innovating to survive. Usually, a restaurant will make new innovations every 2 years, and every 5 years, they will replace all the equipments. We do this for the brand’s ability to survive. One closed down outlet will raise a question, meanwhile 2-5 closed down outlets will be dangerous for a brand’s reputation and life.

============================================================================================================


Salah satu cara ekspansi bisnis yang paling populer adalah franchise. Bahkan ada beberapa majalah dan pameran yang berfokus pada metode ini. Chef Rahmat Kusnedi (CRK) memberikan pandangannya soal hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan metode franchise untuk mengembangkan bisnis Anda.


Bagaimana Anda melihat franchise?


Franchise itu lebih rumit sebetulnya, terutama ketika melibatkan menu dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu, biasanya restoran yang menggunakan metode franchise memiliki menu yang tidak banyak, contohnya brand ayam goreng. Bahkan ada restoran bakmi terkenal yang tidak berani menggunakan metode ini demi menjaga standar. Jika mereka masih mampu mengelola ekspansinya sendiri, mengapa harus franchise? Pada intinya, perusahaan menggunakan franchise ketika franchise dianggap tidak akan menjadi bumerang bagi perkembangan bisnis.


Apa tujuan utama orang melakukan franchise?


Tujuan utama franchise adalah mempermudah dan mempercepat pertumbuhan jaringan bisnis. Itu sebabnya ada banyak gerai resto fast food yang outletnya bisa mencapai ratusan bahkan ribuan dengan cepat. Biasanya ketika outlet sebuah brand sudah mencapai 10, perusahaan akan mulai memikirkan opsi franchise.


Apa tantangan utama dalam menggunakan metode ini?


Menjaga konsistensi kualitas. Kuncinya ada pada central kitchen yang harus menyediakan bahan-bahan ke seluruh outlet. Pada kenyataannya, sering terjadi pihak franchisee kehabisan bahan dan daripada harus kehilangan sales dan dikomplain pelanggan, mereka mengambil tindakan membeli bahan substitusi yang tidak sesuai standar. Akibatnya, secara keseluruhan brand akan dirugikan. Kendala semacam ini kerap terjadi. Jadi, saya menyarankan harus ada perjanjian tertulis yang jelas, tidak boleh menggunakan bahan-bahan selain yang dikirimkan dari pusat. Hal-hal kecil semacam ini bisa menjadi masalah sehingga bisa merusak nama besar sebuah brand.


Selain itu, yang harus diperhatikan adalah kapasitas central kitchen. Berapa outlet yang sanggup mereka supply? Anda harus memperhitungkan berapa luas dapur minimal yang Anda butuhkan untuk mensupply 1 outlet. Jika Anda hanya sanggup mensupply 10 outlet, apa yang akan terjadi jika Anda memiliki lebih dari 10? Apakah Anda akan membangun central kitchen baru? Sementara tidak ada yang bisa memastikan kelangsungan hidup bisnis F&B. Jika tahun ini penjualannya bagus, tahun depan belum tentu, begitu pula sebaliknya.


Apa saja biaya yang harus diperhatikan ketika menggunakan sistem franchise?


Biasanya sistem franchise memiliki share yang harus dibayarkan pada franchisor. Franchisor dapat melakukan monitoring berdasarkan sistem yang dibangun, seperti melalui POS dan laporan penjualan. Beberapa franchisee yang nakal akan berusaha mengakali sistem ini, sehingga banyak hal yang harus dipelajari saat pelaporan.


Seorang franchisee harus sadar bahwa membayar share adalah resiko yang harus ia hadapi ketika membangun bisnis franchise. Di sisi lain, master franchisor juga harus terus berinovasi untuk bisa bertahan. Sebuah restoran biasanya melakukan inovasi setiap 2 tahun sekali, dan setiap 5 tahun, mereka mengganti peralatan masaknya. Semua hal ini dilakukan demi kelangsungan hidup brand. Jika ada 1 outlet yang tutup, ini akan menjadi pertanyaan, sementara jika ada 2-5 outlet yang tutup akan membahayakan reputasi dan nyawa brand.



0 0
Feed