new normal

Bersiap Menyongsong ‘New Normal’

Dihelat secara online via aplikasi Zoom, webinar tersebut diikuti oleh 1500 peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara, yang berkesempatan langsung untuk menyimak pendapat serta pandangan para pakar dan pelaku bisnis kuliner Indonesia; diantaranya bapak Adhi Lukman, direktur PT Niramas Utama dan ketua GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia), ibu Susanty Widjaya, Owner Bakmi Naga dan peraih penghargaan wanita terbaik di bidang Waralaba yang sekarang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asensi (Asosiasi Lisensi Indonesia), serta Gibran Rakabuming yang merupakan pengusaha muda kuliner yang sukses dengan beberapa brand makanannya, seperti Chili Pari dan Markobar.

Dibuka oleh ibu Christina Sudjie selaku CMO dari PT Krista Exhibitions selaku moderator, Webinar ‘Recovery of the Food & Beverage Industry After Covid-19’ bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha khususnya di bidang kuliner tentang bagaimana menjalankan bisnis mereka setelah pandemic COVID-19, yang notabene pastinya akan meyebabkan perubahan yang cukup signifikan terhadap praktek pemasaran dan juga pengelolaan restoran atau usaha berbasis F&B. “Kami sudah mulai terbiasa dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)” cetus Gibran Rakabuming. “Namun kami tetap mencoba inovasi-inovasi baru untuk sekurangnya satu tahun ke depan” imbuh dia.


Gibran kemudian juga menceritakan pengalamannya mengikuti ajang SIAL Interfood yang dihelat oleh Krista Exhibitions beberapa waktu silam. “Saya baru pertama kali mengikuti pameran kuliner di SIAL Interfood, dan brand franchise terbaru saya, Garam, berhasil mendapatkan deal untuk membuka 40 gerai di seluruh Indonesia pada acara tersebut” ungkapnya. Gibran juga kemudian menghimbau para anak muda untuk “tetap semangat, belajar beradaptasi serta berinovasi” dalam menghadapi periode pandemic dan juga ‘new normal’ ke depan di dunia kuliner. Salah satu ide menarik yang sempat ia cetuskan adalah konsep ‘cloud kitchen’ yang memang tengah marak.


Setelah Gibran, sejumlah pembicara lain pun menjabarkan pandangan masing-masing dengan sudut pandang yang tak kalah menarik, seperti bapak Adhi Lukman yang menunjukkan lansekap perkembangan industri F7B Indonesia lewat infografis dan sejumlah data konkrit


Pemilik perusahaan yang membawahi Inaco Jelly itu pun menekankan terhadap pentingnya sarana digital untuk pemasaran dunia kuliner ke depan. “Ada peluang yang sangat besar untuk melayani lewat online service” tegasnya sembari menunjukkan data bahwa transaksi e-commerce mengalami peningkatan pesat selama masa PSBB. Pak Adhi juga menyebut bahwa pameran adalah salah satu sarana terbaik untuk mencari inovasi serta peluang baru.


Senada dengan bapak Adhi Lukman, ibu Susanty Widjaya pun lewat presentasinya menunjukkan bahwa adanya pertumbuhan transaksi online sebesar 80% di masa pandemic COVID 19. “Indonesia merupakan Negara dengan pertumbuhan internet economy tercepat di dunia saat ini” ujar wanita yang dijuluki ‘Srikandi Waralaba’ tersebut dengan lugas. Bu Susanty kemudian juga memprediksi bahwa tren makanan siap saji dan sehat akan semakin merambah di masyarakat pasca pandemic COVID 19. “Konsumen akan lebih menyiapkan waktu untuk memasak” terang dia. “Maka seluruh usaha F&B harus mengadopsi protocol COVID untuk meningkatkan mutu serta kualitas pelayanan mereka” tegasnya kemudian.


Webinar berdurasi kurang lebih satu setengah jam tersebut kemudian bergulir hangat dengan diskusi antar para pembicara, termasuk Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun yang hadir untuk membagikan perkembangan tren kuliner di kota Beijing saat ini. Pada akhirnya, semua sepakat untuk tetap optimis dalam memandang wajah dunia kuliner ke depan setelah pandemic COVID 19 berakhir. “Dalam krisis pasti tetap ada kesempatan meski ada bahaya yang meski diwaspadai” ujar bapak Adhi Lukman. “Crisis = danger + opportunity (krisis = bahaya + peluang)” imbuh ibu Susanty Widjaya, sehingga tidak ada alasan bagi para pelaku usaha kuliner untuk menyerah dengan keadaan saat ini. Semangat menyongsong ‘New Normal’!

0 0
Feed