Australian Beef Secrets to Tasty Barbecue

Rahasia kelezatan steak daging sebenarnya terletak pada pemilihan kualitas dan potongan daging. Selain itu, cara memasaknya pun perlu diperhatikan sehingga kematangan daging bisa sesuai dengan yang kita harapkan.


Untuk kualitas daging terbaik, daging sapi Australia (Australian Beef) adalah pilihan yang tepat. Australian Beef dikenal dengan kualitasnya yang empuk dan juicy. Produksi Australian Beef dilakukan dengan kontrol yang ketat sehingga menghasilkan daging yang berkualitas baik dan konsisten. Rahasia keempukan daging sapi Australia sebenarnya terdapat pada proses produksinya. Sapi-sapi di Australia diberi pakan berupa rumput-rumputan (grassfed), dan dilanjutkan dengan pemberian pakan berupa biji-bijian (grainfed) selama waktu tertentu sesuai permintaan pasar. Australia pun memiliki sistem yang memastikan food safety, yaitu dengan adanya program-program jaminan mutu dan traceability system atau sistem pelacakan. Sistem-sistem ini diterapkan untuk memastikan bahwa daging yang dihasilkan dari ternak di Australia aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung penyakit hewan. Dan yang pasti, seluruh daging sapi Australia yang dikirim ke Indonesia bersertifikat halal dan disembelih sesuai syariat agama Islam.

Potongan daging apa yang paling pas untuk pesta BBQ?

Ketika mengadakan pesta BBQ di rumah dengan mengundang banyak teman dan keluarga, ada beberapa tips untuk memilih potongan daging. Australian Beef dibagi menjadi jenis potongan prime cut dan secondary cut. Prime cut adalah potongan yang berasal dari bagian tengah tubuh sapi dan memang terkenal akan keempukannya, namun secara harga potongan ini biasanya lebih mahal. Sementara Secondary cut adalah potongan yang berasal dari bagian lain tubuh sapi dan harganya lebih terjangkau. Secondary cut memiliki flavour yang rich dan bisa dimasak empuk seperti prime cut dengan teknik memotong dan memasak yang tepat. Jika mengundang banyak tamu, Secondary cut bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Menggunakan beberapa jenis potongan (mix & match prime dan secondary) juga bisa menjadi pilihan yang menarik dan tamu-tamu bisa mencicipi texture dan flavour yang berbeda.


Sirloin Steak – nama lain : porterhouse atau New York steak. Berasal dari prime cut. Memiliki tekstur yang sangat lembut dan flavour yang sangat enak.

Tenderloin Steak – nama lain : eye fillet atau fillet steak. Berasal dari prime cut. Merupakan bagian daging paling empuk. Memiliki flavor yang mild atau tidak terlalu kuat.

Rump steak. Berasal dari secondary cut. Merupakan bagian daging yang cocok untuk berbagai jenis masakan, termasuk steak. Potongan rump bisa menjadi ‘good value’ untuk pesta BBQ karena harganya yang lebih murah. Rump adalah potongan yang rendah lemak dan kaya flavour.

Scotch Fillet Steak – nama lain : boneless rib eye atau rib fillet. Berasal dari prime cut. Merupakan salah satu potongan yang populer karena teksturnya yang empuk, juicy dan kaya flavour.

T-Bone Steak. Berasal dari prime cut. Potongan yang paling populer di tradisi BBQ Australia. Memiliki tulang menyerupai huruf T. Teksturnya empuk dan kaya flavour. Dari satu potongan T-Bone terdapat potongan fillet (tenderloin) di salah satu sisi tulangnya dan sirloin di sisi yang lain.

Oyster Blade Steak – nama lain : flat iron steak. Berasal dari secondary cut. Potongan ini sangat rendah lemak dan memiliki flavor daging yang nikmat.




0 0
Feed