AB Steak - The Haven for Steak Aficionados

Staying true to the roots while continuously expanding his visionary F&B empire across the globe, the Korean chef Akira Back opened AB Steak just last year and has since garnered rave reviews. As for what makes the steakhouse really special, let’s find out.


Following the huge success of Akira Back Indonesia - the chef’s first restaurant in Jakarta, there’s no way for Chef Akira but to move forward from here. The untapped potentials and endless curiosity of Jakarta’s diners sparked the brave move and at the same time making Jakarta among the few cities in the world with more than one Akira Back’s restaurant. 


Akira Back Indonesia itself has set the bar very high in the competition, thanks to its highly consistent quality as well as service. It is only natural that the crowd would expect the same from AB Steak and our visit there last time exceeded all the expectations.


AB Steak by Chef Akira Back is a revolutionary restaurant that incorporates the American-style of steakhouse imbued with lush Korean flairs. The restaurant offers a new level of dining experience not just for gourmet food seekers but for true steak aficionados as well.


As one can see from menu, already AB Steak has prepared a complete lineup of in-house dry aged beef from 30 days and up to 120 days. The dry aging method is very much preferred nowadays in many steakhouses all over the world. The process itself makes the flavor more concentrated and at times, giving away unique characteristics like for example the taste of aged cheese and the pleasant meaty texture. 


The best part of the dining experience here is when the chef themselves visits your dining table personally and grill the meat in front of the guests. The cut of your choice was previously trimmed to minute details and then brushed with garlic oil to give that glossy good look. After that, it is simply rubbed only with salt and pepper, no marination needed. The steak then grilled to perfection, sliced, and ready to be enjoyed - optionally using six different salts with different flavors from truffles, yuja, yuzu, Sriracha, garlic, and the Himalayan salt.


As for the steaks, diners are encouraged to traverse across different cuts of meat. Choices of the premium cuts are ranging from grass-fed wagyu of NY strip or skirt steak and up to the luxurious Ohmi short ribs or Chateau Uenae’s Hokkaido “Snow” California cut. The must-try came from the lineup of in-house dry aged meat selections such as the 45 days or 90 days old porterhouse, the excellent and juicy 21 days old “Picanha”, and the exquisite Spinalis Dorsi or the crème a la crème of the ribs.


The more pronounced Korean part also appears from the starters and side dishes sections. Among our most memorable was the Chilean blue mussels with wagyu meatballs, and accompanied with crispy tteokbokki - all dressed in gochujang butter sauce. Other than that the Tuna Yukke was presented neatly with cucumber and scallion muchim and decorated with seaweed bugak and sesame sauce. The mind-blowing appetizer goes for the bone marrow, perfectly roasted and paired with beef tartare made from wagyu, served on toasted brioche.


One of the best accompanying dishes for the steaks is the roasted Brussels sprout with garlic confit and the crispy rice puffs. Another interesting choice would be the bibimbap with foie gras, poached egg, mixed vegetables, short ribs, with the always delectable gochujang sauce.


Chef Akira himself is no stranger in the world’s top class fine-dining scene. It all started with years of his upbringing as a professional chef, and even previously as an athlete, in the United States. Not only in Dallas, Las Vegas, and Toronto; Chef Akira Back has already now spread his business across to Asia - from Seoul, Bangkok, Singapore, Hanoi, Jakarta, to as far as New Delhi. DOSA in Seoul is among his highly successful restaurants which was opened just mere two years ago and was already awarded with one Michelin star in 2017.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Tetap setia dengan jati dirinya dalam mengembangkan kerajaan kulinernya yang visioner, Chef Akira Back kini telah membuka restoran keduanya AB Steak di Jakarta dan telah membuat banyak penikmat makanan di Jakarta jatuh hati. Apa saja rahasianya? Mari kita simak bersama. 


Setelah kesuksesan besar dari Akira Back Indonesia yang merupakan restoran pertamanya di Jakarta, tidak ada jalan lain selain untuk tetap maju bagi Chef Akira. Besarnya potensi dan rasa penasaran yang begitu besar dari pecinta kuliner di kota Jakarta memotivasinya untuk membuka AB Steak dan menjadikan Jakarta sebagai satu dari sedikit kota di dunia yang memiliki lebih dari satu restoran Akira Back.


Akira Back Indonesia telah menetapkan satu standar yang sangat tinggi berkat konsistensinya dalam kualitas serta pelayanannya selama ini. Bagi yang telah mengenalnya, tentu ekspektasi ini diharapkan juga hadir di AB Steak dan pengalaman kami ketika mengunjunginya membuktikan demikian.


AB Steak by Chef Akira Back adalah sebuah restoran revolusioner yang sukses menggabungkan gaya steakhouse Amerika dengan citarasa Korea yang begitu kaya. AB Steak menawarkan sebuah pengalaman bersantap unik yang cocok tidak hanya untuk para penikmat makanan namun khususnya untuk para pecinta steak yang serius sekalipun.


Dari menunya saja AB Steak telah mempersiapkan lini lengkap berbagai macam daging sapi yang telah melalui proses dry-aging selama 30 hari hingga 120 hari. Metode ini sangat digemari oleh banyak steakhouse dari seluruh dunia dewasa ini dikarenakan prosesnya yang membuat citarasanya menjadi terkonsentrasi serta adanya karakteristik unik seperti rasa keju lama ataupun tekstur daging yang lebih berkesan. 


Bagian terbaik dari pengalaman bersantap di sini adalah ketika para chef hadir di meja makan dan memanggang steak di depan para tamunya. Daging yang dipilih akan dipersiapkan terlebih dahulu secara mendetil serta dibumbui oleh garlic oil, garam, serta merica saja. Tidak perlu adanya marinasi sama sekali. Daging kemudian dipanggang sempurna, diiris-iris, serta siap dinikmati dengan enam garam pilihan dengan karakter yang berbeda-beda seperti adanya imbuhan truffle, yuja, yuzu, saus Sriracha, bawang putih, ataupun garam Himalaya.


Untuk pilihan dagingnya, terdapat banyak ragam yang begitu berbeda. Terdapat pilihan daging premium seperti NY strip ataupun skirt steak dari wagyu, hingga short ribs dari Ohmi yang sangat mewah ataupun California cut dari Chateau Uenae. Selain itu yang wajib dicoba adalah daging sapi yang telah melalui proses dry-aging seperti porterhouse berumur 45 hari atau 90 hari, “Picanha” yang berusia 21 hari yang begitu lezat, ataupun steak mewah spinalis dorsi yang berasal dari bagian terbaik daging iga.


Citarasa kental Korea terdapat juga pada menu pembuka ataupun menu sampingan. Salah satu yang paling mengesankan adalah kerang biru Chile yang ditemani oleh tteokbokki yang digoreng renyah serta dilumuri saus gochujang dan mentega. Selain itu tuna yukke yang begitu lezat dipresentasikan begitu rapi dengan ketimun, daun bawang muchim, dan rumput laut bugak serta saus wijen. Menu pembuka andalan lainnya adalah sumsum yang dimasak sempurna serta dipadukan dengan beef tartare dan disajikan bersama roti brioche.


Pengiring terbaik untuk rangkaian menu steak yang kami nikmati datang dari sayur Brussels sprouts yang dibumbui oleh confit bawang putih dan rice puff yang renyah. Pilihan menarik lainnya datang dari bibimbap yang didampingi hati angsa, poached egg, serta campuran sayur-sayuran serta iga dan saus gochujang.
Chef Akira Back sendiri sudah tidak asing lagi di jagat persilatan restoran fine-dining kelas dunia. Semuanya berawal dari pendidikannya selama bertahun-tahun sebagai seorang chef profesional di Amerika Serikat, bahkan jauh hingga ke masa ketika sang chef awalnya masih bercita-cita menjadi seorang atlet.


Kini restoran-restorannya tidak hanya bisa ditemukan di Dallas, Las Vegas, ataupun Toronto; bahkan jauh hingga ke benua Asia di kota-kota seperti Seoul, Bangkok, Singapura, Hanoi, Jakarta, serta New Delhi. Selain Akira Back dan AB Steak, DOSA menjadi salah satu restoran kebanggaannya yang bertempat di Seoul. Didirikan dua tahun silam, DOSA baru saja mendapatkan satu bintang Michelin di akhir taun 2017 yang lalu.




AB STEAK BY CHEF AKIRA BACK | MD Place

Jalan Setia Budi Selatan no. 7, Jakarta

+62 21 2966 9272 | www.absteakjakarta.com 

Opening hours: Dinner only 17.30 - 22.30

0 0
Feed