A New Adventure

21 tahun lalu, Dani Garcia datang ke San Sebastian Gastronomika bersama Martin Berasategui untuk pertama kalinya dan ia menemukan sebuah dunia baru, ia jatuh cinta pada haute cuisine. Dua dekade kemudian, ia memutuskan untuk pensiun dari industri tersebut, justru hanya beberapa minggu setelah restorannya Dani Garcia (ya, seperti namanya sendiri) mendapatkan 3 Michelin star.Dani berbicara di San Sebastian Gastronomika pada 7 Oktober 2019 terakhir kalinya sebagai chef dengan 3 Michelin star, sebelum ia memutuskan untuk menutup restorannya ada 16 November. Tentu saja, ia tidak berhenti sebagai seorang chef, namun ia memilih untuk meninggalkan dunia fine dining danmendedikasikan dirinya untuk membuka restoran baru di seluruh dunia untuk memperkenalkan masakan Spanyol dan Andalusia ke semua lapisan masyarakat. “Gastronomi tidak hanya sebatas haute cuisine, lebih dari itu. Dalam hal ini, mungkin kami akan mengalami revolusi kedua. Di 2021, saya berharap dapat membuka selusin restoran di seluruh dunia,” jelasnya.

Tentu saja, banyak orang menanyakan keputusan kontroversial tersebut. “Banyak orang tidak paham. Namun saya akan memberi satu cerita: ketika orang pertama yang mendaki Gunung Everest turun, putranya bertanya apa yang ia lihat dari puncak, ia menjawab: ‘Anda tidak bisa melihat seluruh dunia’, begitu juga di dunia masak. Sekarang saya ingin ‘turun kelas’ dan membawa masakan dan produk saya ke seluruh dunia. Yang jelas, saya tidak ingin membuka restoran dengan profil Michelin, bukan itu ide saya.”Dani menjelaskan lebih jauh, “Nobu atau Robuchon bisa mengekspor masakannya ke seluruh dunia, namun Spanyol belum berhasil melakukannya. Dari sini, saya berharap semua chef top untuk membuka restoran di luar negeri. Saya akan melakukannya sekarang, namun itu mustahil jika restoran saya tetap buka.”Dani Garcia menutup presentasinya dengan menyiapkan 2 hidangan dari menu terbarunya: Nitro Tomato yang merevolusi kongres pada 2009, dan Classic Gazpachuelo. “Jika ada tempat dan kota yang harus saya ucapkan terima kasih atas pencapaian saya, itulah San Sebastian dan Gastronomika. Terima kasih!” Kepergian Dani dari auditorium disambut dengan tepuk tangan paling meriah dan panjang pada hari kedua San Sebastian Gastronomika. Namun bagi Dani, itu bukanlah sebuah ucapan selamat tinggal. “Lebih mirip ‘sampai jumpa lagi’,” tambahnya.

0 0
Feed