​Beef When It Sizzles

With over 450 stores in Korea, Magal BBQ is definitely one of the most popular BBQ chain restaurants in the Land of the Morning Calm. PASSION visits its new restaurant in Bali to learn more about the joy of galmaegi. 


Since opening its door last November, Magal BBQ has impressed the island’s meat lovers with its Korean delights and signature combo set menu of pork and beef meats. Taking a seat in one of the comfortable booths, I can watch how serious everybody is about their meats. The other guests are intently watching their sizzling meat being grilled on the table. As a treat, we decided to order the Beef Combo – a three tiered beefy treat made of prime beef boneless short ribs, beef rib finger, marinated beef skirt meat, shrimp, sausage, mushroom and an extra sushi with boneless short rib. 


Soon, our helpful server arrives in our table with a tray filled with banchan or condiments. The generous and free-flow small delights are one of my favourite things about eating in a Korean restaurant. One can see how serious the restaurant is based on the banchan alone. Here, we have a delightful tangy seaweed pickles miyeok muchim, perfectly sour and crisp kimchi, sweet macaroni salad, scallion salad, and the savoury thin pancake. Based on the banchan, I can tell that the food is going to be really good. 


We have a delightful time grilling the beefs as we like it – and having a sip of soju in between bites. A circular moat on our griller is poured with beaten egg and soon, we are helping ourselves with a bite of the crusty omelette. The beefs are imported and thinly cut – a truly juicy and satisfying affair, especially when I dip it into the sauce and wrap it in a lettuce leaf. The skirt meat or galmaegi is tender and knowing that it has a high protein but lower content of fat, helps me in feeling less guilty about this midday treat. 


Lead by a Korean chef, Magal BBQ intends to maintain its quality and authenticity. They went to a great length to procure certain spices and sauces from Korea, as well as making their own kimchi. The attention to details can be found in their latest dish, the Bossam. The pork belly was boiled in spices, thinly sliced and served with three different kimchi: the mild baek kimchi, the geotjeori red kimchi and the radish kimchi. Each has a varying degree of spiciness and goes perfectly well with the juicy pork belly. With a delightful attention to service, no wonder Magal has found its loyal following in Jakarta, Bandung, Surabaya, and soon open another branch in Medan.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Dengan lebih dari 450 outlet di Korea, Magal BBQ adalah salah satu restauran BBQ terpopular di negara yang dijuluki Land of the Morning Calm. PASSION mengunjungi restauran barunya di Bali untuk menemukan kenikmatan menyantap galmaegi. 


Sejak membuka pintunya pada bulan November lalu, Magal BBQ telah membuat kesan untuk para pecinta daging di Bali dengan sajian masakan Korea dan set menu daging babi serta sapi. Sembari duduk dengan nyaman, saya dapat melihat bagaimana tamu yang lain menikmati daging mereka dengan serius. Banyak dari mereka mengamati daging mereka mendesis di panggangan pada meja mereka masing-masing. Kami memutuskan untuk memesan Beef Combo – tiga susun piring berisikan ragam daging sapi seperti prime beef boneless short ribs, beef rib finger, marinated beef skirt meat, udang, sosis, jamur and sushi dengan boneless short rib. 


Segera, pramusaji tiba di sebelah meja kami dengan nampan berisikan piring-piring kecil banchan. Disajikan dengan kemungkinan untuk meminta tambah, banchan adalah salah satu hal yang saya sukai bila makan di restaurant Korea. Kita dapat menilai keseriusan sebuah restauran dari banchan yang mereka buat. Di sini, kami mendapat acara rumput laut yang asam manis miyeok muchim, kimchi yang kecut, salad macaroni yang manis, salad daun pere, serta pancake tipis yang gurih. Berdasarkan banchan ini, saya yakin makanan yang disajikan akan enak.


Kami mendapat waktu yang sungguh menyenangkan selama memanggang daging sesuai dengan keinginan kami masing-masing serta menyeruput soju di sela waktu antaranya. Ceruk melengkung di alat pemanggang kami dituangi dengan telur, dan segera, kami menikmati gigitan lezat omelette yang sedikit berkerak. Daging sapi yang disajikan berasal dari daging impor dan diiris dengan tipis – sungguh pengalaman yang lezat dan memuaskan, terlebih lagi setelah saya mencelup dagingnya ke saos dan membungkusnya dengan sehelai daun selada. Daging pinggir atau skirt meat sungguh lembut dan dengan mengetahui bahwa kandungan proteinnya tinggi sementara kandungan lemaknya rendah, membuat saya merasa tidak terlalu bersalah menyantap sajian nikmat di tengah hari ini.


Dipimpin oleh chef asal Korea, Magal BBQ beritikad untuk mempertahankan kualitas dan otentisitasnya. Banyak dari bahan yang mereka gunakan diimpor langsung dari Korea, seperti saos dan bumbu, dan kimchi yang mereka buat sendiri. Perhatian untuk detail ini dapat ditemukan di sajian terbaru mereka, Bossam. Sajian pork belly yang direbus di bumbu, diiris tipis dan disajikan dengan tiga jenis kimchi yang berbeda: baek kimchi yang halus, geotjeori red kimchi yang pedas dan kimchi lobak yang segar. Dengan perhatian khusus terhadap pelayanan, tidak heran bila Magal telah memiliki banyak penggemar di Jakarta, Bandung, Surabaya dan akan segera membuka cabang baru di Medan.



Magal BBQ
Jalan Raya Kuta No. 105 Kuta
T: +62 361 752 505

0 0
Feed